Lebih dari setahun setelah token tersebut berakhir, Libra Trust telah menyusun strategi untuk mendanai hampir 71 perusahaan yang telah mengajukan dukungan ini. Trust tersebut memiliki dana mendekati $110 juta untuk diinvestasikan dalam tugas ini, ditransfer oleh Hayden Davis, CEO Kelsier Ventures dan salah satu wajah di balik Libra.
- Poin-poin Utama:
-
- Libra Trust menerima 71 aplikasi dan selanjutnya akan mendanai perusahaan Argentina yang mencari untuk bertumbuh.
-
- Untuk melawan klaim penipuan, Hayden Davis mengirim dana pada 22 November ke trust, yang akan menyalurkan hibah pada November.
-
- Untuk memulihkan kepercayaan pasar, dana tersebut bisa berikutnya membayar korban Viva La Libertad yang mengajukan klaim sebelum 22 November 2025.
Libra Trust Dibentuk untuk Memberdayakan Perusahaan Argentina Setelah Token’s Demise
Lebih dari setahun setelah proyek Viva La Libertad, juga dikenal sebagai token Libra, menghadapi kehancurannya, membuat ribuan investor terdampak, dana yang ditahan dari pembelian token tampaknya akhirnya mulai menjalankan tujuan awalnya.
Hasil penjualan token Libra, yang terkenal dipromosikan oleh Presiden Argentina Javier Milei di media sosial, kini berada di tangan Libra Trust. Trust tersebut menerima dana dari dugaan kreator Libra Hayden Davis pada 22 November sebagai strategi pembelaan untuk membantah tuduhan penipuan yang dibuat terhadap Davis dalam sebuah gugatan.

Menurut media Argentina, trust yang tujuannya membawa dana ini ke perusahaan-perusahaan Argentina yang mencari hibah untuk mendukung pertumbuhan mereka, telah menerima 71 aplikasi untuk mengakses sebagian dari dana tersebut.
Dalam beberapa hari ke depan, Trust akan mulai mengorganisasi aplikasi-aplikasi ini dan menjalankan pemeriksaan atas kelayakan serta asal-usulnya sebelum menyerahkan dana apa pun. Meski tidak ada tanggal yang ditetapkan, Trust mengindikasikan bahwa hibah akan mulai disalurkan sebelum November.
“Waktu penyaluran akan bergantung pada seberapa cepat para pemohon pendanaan menanggapi pertanyaan yang akan dikirim dalam beberapa hari mendatang,” kata Trust.
“Keputusan pendanaan akan dibuat berdasarkan kebutuhan dari para pemohon terpilih. Dana trust akan dikelola secara hati-hati untuk memungkinkan pembiayaan aplikasi yang kuat dan layak mendapat dukungan,” ungkapnya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana dukungan tersebut akan didistribusikan.
Meski demikian, trust juga membuka jalur agar para korban Libra dapat mengajukan kompensasi, bagi warga negara Argentina yang mengajukan klaim terkait dugaan kerugian yang timbul dari investasi pada token Libra sebelum 22 November 2025.
Namun, tidak ada kepastian mengenai berapa banyak dana ini yang akan disalurkan.