Belakangan ini sedang mengulas pola harmonik, dan menemukan banyak orang tidak memahami dengan baik pola hiu. Sebenarnya kedua pola ini cukup menarik karena mereka satu-satunya pola harmonik yang kemungkinan di sisi kanan bisa melebihi sisi kiri, jadi sangat mudah diingat.



Pertama mari bahas pola hiu, ini ditemukan oleh Scott Carney pada tahun 2011. Pola ini agak mirip pola kelelawar, tetapi ada satu hal istimewa—titik C akan melebihi titik A, membentuk fenomena "breakout low" sebelumnya, yang biasanya menandakan tren pembalikan yang kuat. Kunci dari pola hiu terletak pada posisi titik D, harus berada di antara garis retracement XC 0.886 sampai 1.13.

Bagaimana cara memastikan secara spesifik? X adalah titik tertinggi-rendah pasar, A adalah titik akhir dari tren tersebut. Titik B cukup longgar, disarankan berada di antara retracement 0.382 sampai 0.618 dari XA. Titik C harus melebihi titik A, berada di antara retracement 1.13 sampai 1.618 dari AB. Perlu diperhatikan, titik D tidak seperti kelelawar atau kupu-kupu yang pasti, titik D pola hiu ditentukan oleh XC, harus berada di antara 1.13 sampai 1.618, dan BC harus memenuhi syarat antara 1.618 sampai 2.24.

Untuk take profit, T1 ditempatkan di 0.5 dari CD, T2 di 0.886 dari CD. Stop loss ditempatkan di titik X atau di posisi 1.41 dari XA.

Lebih jelas lagi dengan melihat chart nyata. Pada grafik 4 jam AUD/USD, setelah mengalami penurunan dan mulai naik, terbentuk pola bullish hiu berbentuk M besar. Dalam pola harmonik, pola bullish biasanya berbentuk M besar, sedangkan pola bearish berbentuk W. Grafik 4 jam BTC juga menunjukkan struktur pola hiu yang serupa.

Selanjutnya ada pola 5-0, ini cukup istimewa karena satu-satunya pola harmonik yang ditentukan oleh enam titik. Bagian sebelum D sangat mirip pola hiu, juga ditemukan oleh Scott Carney. 5-0 menunjukkan koreksi tren utama pertama, terdiri dari empat bagian, setiap titik memiliki nilai Fibonacci tertentu.

X dari pola 5-0 adalah titik kedua, titik 0 adalah titik pertama. Titik A biasanya berada di antara 0.382 sampai 0.618 dari jarak 0X. Titik B harus berada di antara ekspansi Fibonacci 1.13 sampai 1.618 dari XA. Titik C harus menembus tinggi dari A dan 0, berada di antara ekspansi 1.618 sampai 2.24 dari AB. Titik D ditentukan oleh BC, berada di retracement 0.5 atau 0.618 dari BC, dan harus memenuhi syarat bahwa AB=CD.

Target take profit ditempatkan di T1=0.382 atau 0.618 dari CD, T2 di 1 dari CD. Stop loss ditempatkan di antara 0.618 atau 0.786 dari BC, di zona pembalikan Fibonacci berikutnya.

Contoh nyata bisa dilihat di chart harian GBP/JPY, setelah tren naik lalu koreksi turun, kemudian turun ke titik B, lalu naik ke titik C membentuk pola W besar, lalu turun ke retracement 0.5 dari BC, muncul pola 5-0 bullish. Masuk di titik D bisa mendapatkan keuntungan dari tren berikutnya. Pada chart seperti Huatai Securities, US 100 CFD, dan lainnya juga bisa ditemukan pola hiu dan 5-0 yang serupa.

Sejujurnya, setelah menguasai kedua pola ini, kemampuan menilai pembalikan tren akan jauh lebih akurat. Disarankan agar banyak latihan mengenali struktur pola hiu di berbagai timeframe dan instrumen berbeda, agar benar-benar bisa mengaplikasikannya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan