Masalah yang paling membuat investor ritel pusing adalah tidak bisa menentukan kapan harus masuk, kapan harus keluar. Saya menemukan bahwa sebenarnya tidak banyak investor yang bisa melakukan bottom fishing secara akurat, mungkin hanya sekitar satu dari sepuluh orang. Orang-orang ini bisa menjadi trader handal karena mereka menggunakan alat kunci, yaitu penggunaan garis support. Hari ini saya ingin berbicara tentang bagaimana para ahli memandang sistem tekanan dan support ini.



Pertama-tama harus memahami apa itu garis support. Ketika harga koin turun ke level tertentu, para bullish merasa ada peluang menguntungkan, mulai membeli dalam jumlah besar, sehingga harga koin berhenti turun bahkan mungkin berbalik naik. Menggambar garis di level ini disebut garis support. Sebaliknya ada garis resistance, dan ada konsep lanjutan seperti garis support naik dan garis jalur, tetapi garis support adalah dasar dari semuanya.

Jika bisa membeli di dekat garis support, itu berarti membeli di titik awal kenaikan. Lalu bagaimana cara menilai secara akurat? Ambil contoh BTC, pertama cari posisi terendah sebelumnya, lalu cari posisi terendah kedua yang mendekati level horizontal, sambungkan kedua titik ini dengan garis horizontal. Selama kemudian ada titik ketiga yang kembali ke garis ini lalu rebound, itu bisa membuktikan bahwa ini memang garis support. Saat harga kembali turun ke dekat garis support lagi, itu adalah titik beli.

Tidak hanya garis support pada candlestick, garis moving average juga memiliki fungsi support. Prinsip support MA dan support candlestick serupa, nanti akan dijelaskan secara detail. Tapi hanya memahami teori saja tidak cukup, banyak orang yang hanya belajar pengetahuan permukaan lalu buru-buru membeli, akhirnya malah terjebak. Kita perlu memahami lebih dalam tentang aplikasi praktis posisi support dan resistance.

Level support dan resistance adalah inti dari analisis teknikal. Level support adalah level harga di mana saat harga turun, kemungkinan berhenti dan stabil, sedangkan level resistance adalah level harga saat naik yang berpotensi berbalik turun. Ada beberapa cara menilai: melihat high dan low sebelumnya, angka penting, level harga penting dalam sejarah, tren garis dan semua MA, bahkan distribusi chip juga bisa membentuk support atau resistance.

Dalam praktik, saat mendekati level support, pertimbangkan untuk membeli karena harga mungkin mendapatkan support dan berbalik naik. Saat mendekati resistance, pertimbangkan untuk menjual karena harga mungkin menghadapi hambatan dan berbalik turun. Breakout dari support atau resistance sering menandakan pembalikan tren atau kelanjutan tren, ini adalah referensi penting dalam pengambilan keputusan trading.

Tapi perlu diingat, level support dan resistance tidak tetap, mereka bisa berganti peran sesuai perubahan pasar. Keefektifan mereka perlu dikombinasikan dengan tren pasar, volume trading, psikologi investor, dan faktor lain. Dalam praktik, sebaiknya menggabungkan alat analisis teknikal lain dan analisis fundamental agar tingkat keberhasilan trading meningkat.

Menguasai penilaian dan aplikasi support dan resistance sangat penting untuk merancang strategi trading dan menangkap peluang pasar. Melalui latihan dan rangkuman terus-menerus, Anda akan semakin familiar dengan level-level kunci ini dan bisa melakukan manajemen risiko yang lebih efektif.
BTC2,44%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan