Sebelum pembukaan pasar Senin, situasi antara AS dan Iran kembali meningkat: AS melancarkan serangan udara baru ke beberapa target di Iran pada hari Sabtu. Dalam 48 jam, situasi meningkat drastis: Iran menyerang sebuah kapal dagang pada hari Kamis, AS melancarkan serangan udara ke Iran pada hari Jumat. Iran merespons dengan serangan drone ke Bahrain pada hari Sabtu dan menyerang kapal dagang kedua. Selanjutnya, AS melancarkan serangan udara kedua ke Iran. Aksi balasan kedua belah pihak mungkin masih berlangsung. Associated Press menunjukkan bahwa meskipun telah ada kesepakatan sementara antara Iran dan AS, perang Iran masih berpotensi lepas kendali lagi. Pertama, pasar masih sensitif terhadap isu Iran. Ketika berita serangan udara AS ke Iran pertama kali muncul setelah penutupan pasar saham AS pada hari Jumat, harga minyak langsung naik, sementara futures saham AS turun. Jadi pembukaan Senin tidak akan tenang, tekanan sudah langsung maksimal. Jika pasar Asia terlebih dahulu menunjukkan kepanikan, futures saham AS dengan mudah masuk ke mode "jual dulu, bicara nanti". Eskalasi kali ini paling merusak bagi pasar karena secara langsung dan tepat menghantam ekspektasi paling optimis pasar dalam dua minggu terakhir—"gencatan senjata dan pembukaan kembali jalur". Beberapa hari lalu pasar berani menghilangkan premi risiko minyak karena percaya pada kekuatan mengikat dari "jendela negosiasi 60 hari". Sekarang terbukti, Iran, dalam ketidakmampuan menguasai kendali Selat Hormuz secara substansial, lebih memilih untuk "membalik meja". Kedua, bagi pasar, Senin tidak hanya menghadapi ujian risiko geopolitik, tetapi juga menghadapi lingkaran setan logika perdagangan. Misalnya, imbal hasil obligasi AS turun drastis minggu ini, meredakan tekanan jual di pasar lain. Salah satu faktor penting adalah "harga minyak turun, tekanan kenaikan suku bunga berkurang". Jika harga minyak naik minggu depan, maka logika akan berubah lagi. Jadi, minggu depan tidak hanya penting pada satu jam pembukaan Senin. Ketiga, berdasarkan survei yang kami rilis pada hari Sabtu, investor tampaknya bearish terhadap segalanya: emas (42% bullish, 47% bearish), minyak mentah (42% bullish, 37% bearish), saham AS (32% bullish, 52% bearish). Saat ini sentimen pasar bukan lagi "bearish terhadap satu aset", tetapi mulai memasuki keadaan "tidak berani membeli apa pun". Survei itu sendiri tidak bisa langsung memprediksi arah, tetapi bisa memberi tahu kita: pasar telah memasuki fase sensitifitas emosi yang tinggi.

GLDX-1,06%
PAXG-1,39%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Ping91431
· 06-28 03:17
Cepat naik! 🚗
Lihat AsliBalas0
AaPattern
· 06-28 02:18
Orang berambut kuning akan short pasar lagi😀
Lihat AsliBalas0
金咯哒啊
· 06-28 01:58
Masuk di harga bawah 😎
Lihat AsliBalas0
金咯哒啊
· 06-28 01:58
Masuk di harga rendah 😎
Lihat AsliBalas0
金咯哒啊
· 06-28 01:58
Masuk di level bawah 😎
Lihat AsliBalas0
DeadWoodMeetsSpring1111
· 06-28 01:57
Ayo GT 🚀
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan