Revolut menetapkan target untuk meluncur di Afrika Selatan pada 2028 setelah mengajukan permohonan lisensi ke South African Reserve Bank pada bulan September. Daftar tunggu perusahaan fintech itu mendekati 100.000 pendaftaran sebelum peluncuran produk resmi apa pun, menurut pernyataan dari Jacques Meyer, yang memimpin operasional Revolut di Afrika Selatan. Rencana masuknya Revolut akan menempatkan perusahaan tersebut di salah satu pasar perbankan terbesar dan paling kompetitif di Afrika, tempat adopsi perbankan digital terus meningkat dan konsumen makin sering membandingkan rekening bank tradisional dengan alternatif fintech berbiaya lebih rendah.
Revolut Mengajukan Permohonan Lisensi ke South African Reserve Bank
Revolut mengajukan permohonan lisensi ke South African Reserve Bank pada bulan September dan menyatakan pihaknya hanya akan melanjutkan peluncuran produk setelah menerima persetujuan regulasi yang diperlukan. Jadwal target peluncuran 2028 bergantung pada proses persetujuan, bukan tanggal peluncuran komersial yang tetap. Daftar tunggu Afrika Selatan perusahaan itu mendekati 100.000 pendaftaran sebelum peluncuran produk resmi apa pun. Jacques Meyer mengatakan minat terhadap produk perusahaan tersebut kuat.
Revolut Berencana Meluncurkan Rekening Tanpa Biaya dan Layanan Kripto
Revolut berencana memperkenalkan ekosistem produk yang disesuaikan dengan kondisi pasar lokal. Produk masuk yang mungkin adalah rekening tanpa biaya, fitur yang telah digunakan perusahaan tersebut di pasar lain untuk menarik pengguna dan bersaing dengan bank tradisional dari sisi biaya. Model global perusahaan meluas di luar rekening dan pembayaran dasar. Tawaran yang lebih luas mencakup transfer internasional, kartu, produk wealth, layanan cryptocurrency, dan manajemen kekayaan berbantuan kecerdasan buatan. Meyer mengindikasikan bahwa fokus Revolut bukan sekadar pada angka akuisisi pelanggan di headline, melainkan pada perubahan cara orang mengelola keuangan mereka.
Pasar Perbankan Afrika Selatan Didominasi Pemberi Pinjaman Mapan dan Pesaing Fintech
Sektor perbankan Afrika Selatan besar, menguntungkan, dan kian diperebutkan. Lender mapan termasuk yang paling menguntungkan di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Pendatang baru memperluas ragam opsi perbankan berbiaya rendah dan digital bagi konsumen. GoTyme Bank, unit perbankan Discovery Limited, serta bank Old Mutual Limited termasuk penantang yang terus menanjak, dengan beberapa di antaranya menawarkan rekening tanpa biaya. Peritel juga makin melangkah ke layanan keuangan. Pepkor Holdings dan Shoprite Holdings berencana menggunakan data program loyalitas untuk mengembangkan produk perbankan.
Revolut Mengejar Ekspansi di Seluruh Timur Tengah dan Afrika
Afrika Selatan menjadi bagian dari dorongan ekspansi yang lebih luas. Revolut juga tengah berupaya menuju peluncuran di Uni Emirat Arab dan menilai pertumbuhan lebih lanjut di seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara. Di Inggris, perusahaan tersebut baru-baru ini menerima persetujuan untuk menawarkan layanan perbankan penuh, sementara di AS pihaknya telah mengajukan permohonan izin perbankan. Afrika Selatan berpotensi menjadi basis operasional utama pertama Revolut untuk ekspansi ke seluruh Afrika.
FAQ
Kapan Revolut mengajukan permohonan lisensinya ke South African Reserve Bank?
Revolut mengajukan permohonan lisensi ke South African Reserve Bank pada bulan September. Perusahaan menyatakan pihaknya hanya akan melanjutkan peluncuran produk setelah menerima persetujuan regulasi yang diperlukan.
Produk apa yang direncanakan Revolut untuk ditawarkan di Afrika Selatan?
Revolut berencana memperkenalkan ekosistem produk yang mencakup rekening tanpa biaya, transfer internasional, kartu, produk wealth, layanan cryptocurrency, dan manajemen kekayaan berbantuan kecerdasan buatan. Produk masuk yang mungkin adalah rekening tanpa biaya.
Berapa banyak orang yang ada di daftar tunggu Revolut untuk Afrika Selatan?
Daftar tunggu Afrika Selatan Revolut mendekati 100.000 pendaftaran sebelum peluncuran produk resmi apa pun. Jacques Meyer, yang memimpin operasional Revolut di Afrika Selatan, mengatakan minat terhadap produk perusahaan tersebut kuat.