Setelah RE terdaftar di berbagai bursa, akankah sektor asuransi on-chain memasuki siklus pertumbuhan baru?

Pasar
Diperbarui: 19/06/2026 01:26

Selama beberapa tahun terakhir, pasar kripto telah menyaksikan berbagai tren panas yang silih berganti, mulai dari DeFi Summer, NFT, solusi Layer 2, hingga AI. Namun, sektor asuransi belum pernah benar-benar menjadi sorotan utama. Jika dibandingkan dengan trading, lending, dan stablecoin, perkembangan asuransi on-chain berjalan jauh lebih lambat, sehingga posisinya tetap berada di pinggiran pasar untuk waktu yang lama.

Memasuki tahun 2026, dinamika ini tampaknya mulai berubah. Dengan adopsi stablecoin yang berkembang pesat, Real World Assets (RWA) yang semakin diminati, serta semakin banyak institusi keuangan tradisional yang masuk ke ranah on-chain, manajemen risiko dan efisiensi modal kini menjadi semakin krusial.

Akankah sektor asuransi on-chain memasuki siklus pertumbuhan baru setelah RE tercatat di berbagai bursa?

Dalam konteks ini, RE baru-baru ini tercatat di sejumlah bursa utama, termasuk Gate, sehingga kembali membangkitkan minat pasar terhadap bidang asuransi on-chain yang sebelumnya terbilang niche. Alih-alih hanya berfokus pada pergerakan harga jangka pendek, ada pertanyaan yang lebih mendalam untuk dipertimbangkan: Mungkinkah asuransi dan reasuransi menjadi infrastruktur fundamental bagi fase berikutnya dalam pasar kripto?

Secara historis, seiring bertambahnya volume aset, meningkatnya modal institusional, dan semakin matangnya pasar, pentingnya sistem manajemen risiko yang kokoh juga ikut meningkat. Logika asuransi on-chain pun turut berkembang, perlahan meluas dari sekadar melayani protokol DeFi menuju cakupan pasar keuangan yang lebih luas.

Mengapa RE Cepat Menarik Perhatian Pasar?

Bagi sebagian besar proyek baru, memperoleh likuiditas pasar biasanya menandai keberhasilan transisi dari validasi teknis ke tahap pasar modal. Baru-baru ini, seiring ekspansi RE di pasar, semakin banyak investor mulai menelaah logika mendasar dari sektor ini.

Jika melihat riwayat pendanaannya, RE bukanlah pendatang baru yang muncul begitu saja. Pada September 2022, proyek ini menyelesaikan pendanaan awal (seed round) sebesar 14 juta dolar AS. Pada Mei 2024, RE kembali meraih pendanaan sebesar 7 juta dolar AS, sehingga total pendanaan yang terkumpul melebihi 21 juta dolar AS. Untuk sebuah proyek yang berfokus pada infrastruktur asuransi, angka ini terbilang signifikan di tengah kondisi pasar saat ini.

Berbeda dengan meme coin atau tren berbasis AI, sektor asuransi menuntut keahlian profesional yang lebih tinggi dan siklus pengembangan yang lebih panjang. Akibatnya, minat pasar terhadap proyek-proyek seperti ini cenderung tidak berpusat pada narasi jangka pendek, melainkan pada keberlanjutan model bisnis dan kemampuannya untuk terhubung dengan pasar keuangan dunia nyata.

Saat ini, RE masih berada pada tahap awal ekspansi ekosistem. Kemajuan yang paling terlihat berkisar pada pembangunan likuiditas dan pertumbuhan merek, sementara pendorong nilai jangka panjang—seperti pendapatan protokol, efisiensi modal, dan permintaan riil—akan semakin jelas di masa mendatang.

Mengapa RE Cepat Menarik Perhatian Pasar

Mengapa Pasar Asuransi On-Chain Masih Lesu?

Asuransi merupakan pilar utama dalam keuangan tradisional, namun pertumbuhannya di pasar kripto tertinggal jauh dari trading, lending, dan stablecoin. Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar pengguna masuk ke dunia kripto terutama untuk mencari imbal hasil, bukan untuk mengelola risiko.

Di sisi lain, asuransi on-chain memiliki kurva pembelajaran yang cukup curam. Baik itu risiko smart contract, risiko likuiditas, maupun mekanisme reasuransi, konsep-konsep ini relatif kompleks bagi pengguna rata-rata, sehingga edukasi pasar menjadi tantangan yang jauh lebih besar dibanding sektor lain.

Selain itu, pasar kripto telah mengalami berbagai siklus bull dan bear, dengan banyak proyek yang berumur pendek. Hal ini menghambat pertumbuhan permintaan asuransi secara stabil. Tanpa modal jangka panjang dan struktur aset yang matang, pasar asuransi sulit berkembang secara berkelanjutan.

Sebaliknya, pasar keuangan tradisional menempuh jalur yang berbeda. Asuransi dan reasuransi biasanya muncul seiring matangnya sistem keuangan. Peran utamanya bukan untuk menghasilkan imbal hasil, melainkan meningkatkan efisiensi modal dan memperkuat stabilitas sistemik.

RE Bertaruh Besar pada Pasar Reasuransi On-Chain

Jika ditelaah lebih dalam, posisi RE tidak hanya berfokus pada asuransi standar, melainkan lebih mendasar pada pasar reasuransi.

Dalam keuangan tradisional, reasuransi berperan penting dalam mendistribusikan risiko dan meningkatkan efisiensi modal. Berdasarkan data Mordor Intelligence, nilai pasar reasuransi global diperkirakan sekitar 477,7 miliar dolar AS pada tahun 2025, diproyeksikan mencapai 508 miliar dolar AS pada 2026, dan bisa tumbuh hingga 691,1 miliar dolar AS pada 2031, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sekitar 6,35%. Angka ini jauh melampaui ukuran industri asuransi on-chain saat ini.

Seiring bertambahnya basis aset dunia on-chain, mengandalkan mekanisme asuransi dasar saja tidak lagi cukup. Tantangan berikutnya adalah bagaimana memanfaatkan pasar modal untuk mendistribusikan risiko lebih lanjut dan mengoptimalkan penggunaan modal.

Dari sudut pandang ini, strategi RE lebih mendekati pembangunan infrastruktur daripada sekadar menawarkan produk asuransi. Berbeda dengan tren musiman, pasar reasuransi sangat bergantung pada modal jangka panjang dan ekosistem yang matang, sehingga siklus pengembangan proyek ini bisa lebih panjang.

RE Sudah Terkoneksi dengan Bisnis Asuransi Dunia Nyata

Berbeda dengan banyak proyek yang masih berada pada tahap konseptual, RE telah mulai masuk ke pasar asuransi riil. Data publik menunjukkan pada kuartal I 2023, premi asuransi yang didukung oleh RE mencapai 34 juta dolar AS, mencakup banyak usaha kecil dan menengah. Hal ini menandakan bahwa proyek ini telah melampaui tahap eksperimental dan mulai menghasilkan bisnis nyata.

Pada November 2025, RE mengumumkan komitmen sekitar 134 juta dolar AS untuk mendukung putaran bisnis asuransi baru pada awal 2026, meliputi asuransi kendaraan komersial, tanggung jawab umum, asuransi properti, dan kompensasi pekerja. Dari sisi model bisnis, RE tidak menjual asuransi langsung ke pengguna; melainkan menyediakan dukungan modal tambahan bagi institusi asuransi, sehingga lebih berperan seperti penyedia reasuransi dalam keuangan tradisional.

Sementara itu, riset Blockworks pada awal 2026 mencatat bahwa RE telah menjadi salah satu protokol reasuransi on-chain terbesar. Dashboard transparansi mereka menunjukkan bahwa per awal 2026, total aset platform mencapai sekitar 396 juta dolar AS, terdiri dari 116 juta dolar AS modal on-chain, 65 juta dolar AS modal off-chain, dan sekitar 215 juta dolar AS pendapatan premi masa depan. Pada 2025, premi reasuransi yang dijalankan platform ini melebihi 103 juta dolar AS.

Angka-angka ini menegaskan bahwa nilai inti RE bukan sekadar tokennya, melainkan jaringan asuransi nyata yang sedang mereka bangun secara bertahap. Berbeda dengan proyek yang didorong terutama oleh sentimen pasar, RE berupaya menjembatani modal on-chain dengan pasar asuransi dunia nyata, membangun infrastruktur asuransi untuk pertumbuhan jangka panjang. Hal ini memberikan posisi unik bagi RE di sektor asuransi on-chain saat ini.

Stablecoin dan RWA Membentuk Permintaan Pasar Baru

Memasuki tahun 2026, lingkungan pasar terus berkembang. Dengan skala USDT, USDC, dan stablecoin lainnya yang semakin besar, modal on-chain dalam jumlah signifikan mulai bergeser dari aset berisiko tinggi ke produk keuangan yang lebih stabil.

Di saat yang sama, pesatnya perkembangan Real World Assets (RWA) membawa semakin banyak institusi keuangan tradisional masuk ke ranah blockchain. Dari obligasi pemerintah dan dana hingga aset kredit, semakin banyak aset dunia nyata yang ditokenisasi—dan aset-aset ini secara inheren membutuhkan sistem manajemen risiko yang kuat.

Dalam banyak hal, permintaan asuransi biasanya meningkat seiring matangnya pasar. Ketika modal institusional semakin banyak mengalir ke dunia on-chain, pengendalian risiko menjadi semakin penting, sehingga meningkatkan peran asuransi dan reasuransi.

Dengan demikian, pertumbuhan stablecoin dan RWA menjadi fondasi baru bagi permintaan asuransi on-chain. Jika sebelumnya sektor ini bergantung pada pengguna DeFi, kini pasar asuransi mulai merambah skenario keuangan yang lebih luas.

Akankah Asuransi On-Chain Memasuki Siklus Pertumbuhan Baru?

Tren industri menunjukkan bahwa manajemen risiko menjadi sangat penting seiring matangnya pasar. Baik di pasar saham maupun keuangan tradisional, pasar asuransi dan reasuransi berkembang di atas basis aset yang besar.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar kripto lebih berfokus pada pertumbuhan yang cepat. Namun, memasuki 2026, keberlanjutan menjadi prioritas utama. Kenaikan stablecoin, RWA, dan modal institusional yang berkelanjutan menandai transisi industri dari ekspansi berkecepatan tinggi menuju fase yang lebih matang.

Bagi asuransi on-chain, perubahan ini bisa membuka peluang baru. Seiring semakin banyak aset dunia nyata masuk ke blockchain, permintaan asuransi dapat bergeser dari aplikasi niche ke penggunaan keuangan yang lebih mainstream.

Tentu saja, hal ini tidak berarti sektor asuransi akan meledak seperti AI atau meme coin. Alih-alih narasi jangka pendek, asuransi adalah kompetisi jangka panjang, di mana efisiensi modal, pendapatan protokol, dan permintaan riil pada akhirnya menentukan nilai sebuah proyek.

Kesimpulan

Pencatatan RE di bursa-bursa utama, termasuk Gate, telah memperbarui perhatian terhadap peluang di sektor asuransi on-chain. Berbeda dengan ketergantungan pada ekosistem DeFi di masa lalu, kini stablecoin, RWA, dan modal institusional membentuk fondasi baru bagi permintaan pasar asuransi.

Dari pendanaan awal pada 2022, hingga penempatan modal reasuransi sebesar 134 juta dolar AS pada 2025, serta ekspansi cakupan pasar di 2026, RE tengah bertransformasi dari proyek konseptual menjadi bisnis dengan operasi nyata. Bagi industri secara keseluruhan, pergeseran ini menandakan bahwa asuransi on-chain mulai bergerak dari tahap eksperimental menuju komersialisasi.

Dengan nilai pasar reasuransi global yang telah melampaui 500 miliar dolar AS dan semakin banyak aset dunia nyata masuk ke blockchain, manajemen risiko akan semakin penting. Meski asuransi on-chain mungkin tidak menjadi narasi terpanas, sektor ini sangat mungkin menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pematangan sistem keuangan kripto.

FAQ

RE bergerak di sektor apa?

RE berfokus pada pasar asuransi dan reasuransi on-chain, dengan tujuan menghubungkan modal asuransi tradisional dengan ekosistem DeFi.

Berapa total pendanaan RE hingga saat ini?

Hingga kini, total pendanaan kumulatif RE telah melebihi 21 juta dolar AS.

Apakah RE sudah menjalankan bisnis nyata?

Ya, RE telah aktif terlibat dalam proyek asuransi riil dan menempatkan lebih dari 134 juta dolar AS modal reasuransi pada 2025.

Seberapa besar pasar reasuransi global?

Menurut data industri, pasar reasuransi global diproyeksikan melampaui 500 miliar dolar AS pada 2026.

Mengapa stablecoin dan RWA mendorong pertumbuhan permintaan asuransi?

Seiring skala aset on-chain yang terus bertambah, kebutuhan akan manajemen risiko juga meningkat, sehingga memperbesar peran asuransi dan reasuransi.

Akankah asuransi on-chain menjadi tren besar berikutnya?

Sektor asuransi lebih berpotensi mengalami pertumbuhan jangka panjang daripada ledakan sesaat, dengan laju perkembangannya bergantung pada ekspansi stablecoin, RWA, dan modal institusional.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten