Crypto vs Bank: Pembicaraan Gedung Putih tentang Master Akun ‘Skinny’ Fed, Hasil Stablecoin, dan Akses Pembayaran—Pejabat Akan Memutuskan Sekarang.
Perusahaan crypto dan bank besar AS akan bertemu di Gedung Putih karena ketegangan meningkat terkait usulan “skinny” master akun Federal Reserve.
Usulan ini menjadi titik utama perbedaan pendapat antara bank tradisional dan perusahaan crypto, tepat sebelum pertemuan kebijakan yang bertujuan meredakan perpecahan mengenai stablecoin dan akses ke sistem pembayaran.
Gedung Putih menjadwalkan pertemuan hasil stablecoin berikutnya pada hari Selasa, 10 Februari, secara resmi melibatkan perwakilan bank dalam diskusi bersama peserta industri crypto.
🚨DICONFIRMASI: Gedung Putih Menjadwalkan Pertemuan Stablecoin SELASA (10 Feb) — Bank Resmi Bergabung dalam Pembicaraan 🇺🇸🔥
Gedung Putih baru saja mengonfirmasi bahwa dalam putaran diskusi hasil stablecoin berikutnya antara crypto dan bank akan berlangsung pada hari Selasa, 10 Februari — dan kali ini, bank… https://t.co/cG5p23x5q8 pic.twitter.com/pA48NjAaBs
— Diana (@InvestWithD) 6 Februari 2026
Pertemuan ini menandai peningkatan dalam pembicaraan mengenai struktur stablecoin, hasil, dan akses regulasi, saat pembuat kebijakan berusaha mengatasi ketegangan yang meningkat antara bank tradisional dan perusahaan crypto terkait pembayaran dan infrastruktur keuangan.
Perwakilan dari bank besar AS diundang, termasuk Bank of America, JPMorgan, dan Wells Fargo.
Undangan juga mungkin telah diberikan kepada Citi, PNC, dan U.S. Bank. Chief Legal Officer Coinbase, Paul Grewal, juga diharapkan ikut serta dalam pertemuan ini.
Meskipun hasil stablecoin tetap menjadi topik utama, ketidaksepakatan mengenai “skinny” master akun Fed menambah tekanan.
Akun ini akan menawarkan akses terbatas kepada perusahaan nonbank yang memenuhi syarat ke jalur pembayaran Fed.
Akses ini secara tradisional diperuntukkan bagi bank yang diatur, menimbulkan kekhawatiran di kalangan kelompok perbankan.
Perpecahan menjadi lebih jelas setelah Federal Reserve menerima 44 surat komentar publik minggu lalu.
Perusahaan crypto dan kelompok blockchain sebagian besar mendukung usulan tersebut. Asosiasi perdagangan bank, bagaimanapun, mengimbau kehati-hatian dan menyerukan standar pengawasan yang lebih ketat.
Issuer stablecoin Circle mengatakan akun tersebut dapat memperkuat ketahanan sistem pembayaran.
Blockchain Payments Consortium, yang mencakup Fireblocks, Polygon, Solana, dan TON, juga mendukung usulan tersebut. Kelompok ini mengatakan hal itu dapat mengurangi ketergantungan pada sejumlah kecil bank.
Tidak semua perusahaan crypto memberikan dukungan tanpa syarat. Anchorage Digital menggambarkan rencana ini sebagai langkah positif tetapi menyoroti batasan.
Mereka mencatat kurangnya akses ke automated clearing house Fed. Anchorage juga mengangkat kekhawatiran tentang batas saldo dan pembatasan dalam mendapatkan bunga.
**Baca Juga: ** Pembicaraan Crypto Gedung Putih Hari Ini: Hasil Stablecoin Jadi Fokus Utama
Kelompok perbankan mengangkat kekhawatiran regulasi yang lebih luas dalam pengajuan mereka ke Fed.
Asosiasi Bankers Amerika Serikat mengatakan banyak perusahaan yang memenuhi syarat tidak memiliki catatan pengawasan jangka panjang. Mereka juga memperingatkan bahwa standar keamanan berbeda secara luas di antara calon pelamar.
Asosiasi Bankers Colorado mengatakan akun tersebut dapat meningkatkan risiko penipuan. Mereka memperingatkan bahwa akses yang lebih cepat dapat melemahkan perlindungan yang ada.
CEO Better Markets, Dennis Kelleher, juga mengkritik usulan tersebut. Ia menyebutnya sebagai “pemberian sembarangan” dalam surat kepada Fed.
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengatakan bank sentral akan meninjau semua komentar. Ia mengatakan kepada Crypto In America bahwa aturan rancangan bisa dirilis pada kuartal keempat.
Sampai saat itu, usulan ini masih belum terselesaikan, sementara perusahaan crypto dan bank menunggu kejelasan setelah pertemuan di Gedung Putih.