Sekitar 60% pengguna kripto di UE yang mengandalkan platform tanpa izin berisiko mengalami penguncian akun menjelang tenggat kepatuhan MiCA pada 1 Juli, menurut peneliti Alex Obchakevich. Hanya 194 perusahaan kripto (6,5%) yang telah memperoleh lisensi MiCA pada Mei 2026, sementara lebih dari 2.800 perusahaan masih tidak berizin berdasarkan data dari European Securities and Markets Authority (ESMA). Risiko penguncian berasal dari berakhirnya masa transisi MiCA selama 18 bulan, yang dimulai pada Desember 2024 dan memungkinkan perusahaan tanpa izin beroperasi di bawah rezim lokal sambil mengajukan lisensi Uni Eropa yang terpadu.
Pada Mei 2026, 194 perusahaan kripto (6,5% dari total) telah memperoleh lisensi MiCA, sementara lebih dari 2.800 perusahaan beroperasi tanpa otorisasi menurut data ESMA. Platform tanpa izin menyumbang 7,6 juta dari 18,5 juta total unduhan aplikasi di wilayah UE. Obchakevich memperingatkan bahwa setelah tenggat 1 Juli, semua bursa, pialang, dan dompet yang tidak berizin tidak akan dapat melayani pengguna UE. Pengguna disarankan untuk memeriksa registri ESMA untuk memverifikasi status perizinan platform sebelum batas waktu.
Jerman memiliki jumlah lisensi MiCA tertinggi dengan 55 perusahaan yang disetujui, disusul Belanda dengan 29 lisensi dan Prancis dengan 19 entitas berlisensi. Kerangka MiCA menyediakan sistem perizinan tunggal dan terpadu untuk bursa, kustodian, dan platform pinjaman yang melayani pengguna UE, menggantikan tambal-sulam regulasi kripto berbasis negara yang sebelumnya berlaku. Selama masa transisi—juga disebut fase “grandfathering”—negara anggota dapat mengizinkan perusahaan yang sudah disetujui untuk terus beroperasi di bawah rezim lokal sambil mengajukan lisensi MiCA.
Regulasi stablecoin di bawah MiCA mulai berlaku pada 30 Juni 2024, dengan aturan penuh untuk penyedia layanan aset kripto (CASP) menyusul pada Desember 2024. Masa transisi 18 bulan secara resmi berakhir pada 1 Juli 2026. Kerangka ini pada awalnya tidak mengaddress tokenisasi, yang muncul sebagai segmen baru sejak implementasi MiCA.
Komisi Eropa membuka review terhadap kerangka MiCA pada 1 Juni 2026, yang dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Review ini akan membahas tokenisasi, stablecoin, dan isu kebijakan yang diajukan terhadap kerangka awal. Firma hukum Latham & Watkins LLP menyatakan bahwa cakupan konsultasi mencerminkan ambisi Komisi untuk membangun kerangka pengawasan yang koheren bagi aktivitas yang sebelumnya tidak teregulasi atau hanya ditangani secara parsial. Firma hukum tersebut mencatat bahwa review ini akan menghasilkan amandemen MiCA.
Apa yang terjadi pada platform kripto tanpa izin di UE setelah 1 Juli?
Setelah tenggat 1 Juli, semua bursa, pialang, dan dompet yang tidak berizin tidak akan dapat melayani pengguna UE menurut peneliti Alex Obchakevich.
Berapa banyak perusahaan kripto yang telah memperoleh lisensi MiCA per Mei 2026?
194 perusahaan kripto (6,5% dari total) telah memperoleh lisensi MiCA per Mei 2026, sementara lebih dari 2.800 perusahaan masih tidak berizin berdasarkan data ESMA.
Negara UE mana yang memiliki paling banyak perusahaan kripto berlisensi MiCA?
Jerman memimpin dengan 55 lisensi MiCA, disusul Belanda dengan 29 lisensi dan Prancis dengan 19 perusahaan berlisensi.
Berita Terkait