Air India Mencatat Kerugian $28 Miliar pada FY 2025-26, Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan Iran dan Larangan Ruang Udara Pakistan

GateNews

Menurut laporan tahunan Singapore Airlines, Air India mencatat kerugian sebesar 35,6 miliar dolar Singapura (28 miliar dolar AS) pada tahun fiskal 2025-26 (berakhir 31 Maret), menandai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Kerugian maskapai terbesar kedua di India tersebut dipicu oleh gangguan geopolitik, termasuk ketegangan di Iran dan larangan Pakistan terhadap maskapai India untuk menggunakan wilayah udaranya.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar