Antimatter, perusahaan infrastruktur cloud berbasis di Prancis untuk kebutuhan AI, meluncur pada 4 Mei dengan menggabungkan tiga perusahaan yang sudah ada: Datafactory, Policloud, dan Hivenet. Perusahaan ini menggalang 300 juta euro (US$351 juta) untuk menerapkan 100 unit mikro pusat data pada 2026 guna mendukung operasi inferensi AI.
Antimatter berencana menyiapkan kantor pusat globalnya di Hong Kong. Perusahaan ini telah mengamankan lebih dari 1GW kapasitas daya di beberapa lokasi di AS, Eropa, dan kawasan Teluk. Operasi saat ini mencakup lebih dari 160MW di Texas dan Oregon, dengan 17 unit yang sudah berjalan di delapan situs.
Antimatter dipimpin oleh David Gurlé, mantan eksekutif Microsoft dan Skype. Menurut perusahaan, perusahaan ini memiliki pendapatan tahunan sebesar US$20 juta dan US$4 juta dalam EBIT.
Putaran pendanaan ini melibatkan SC Ventures (lengan investasi Standard Chartered), Inria Participations (wahana investasi lembaga penelitian Prancis Inria), Global Ventures, dan OneRagtime.
Related News
Pesaing Nvidia, Cerebras, berencana go public dengan valuasi 40 miliar, di baliknya masih TSMC 5 nm
AI mendongkrak pertumbuhan PDB AS Q1 sebesar 75%, belanja modal lima raksasa teratas pada 2027 berpotensi melampaui 1,1 triliun dolar AS
Pentagon Mengesahkan 8 Perusahaan untuk Penempatan AI Tersandi
Smart Money Sedang Memuat 3 Altcoin Ini— ZEC, ASTER, dan TAO
Pentagon menandatangani kontrak penempatan jaringan militer rahasia dengan 7 perusahaan raksasa AI: Anthropic tetap dikecualikan