Ekspor LNG Arab Anjlok 24% pada Q1 2026 setelah Kerusakan Ras Laffan dan Pemblokiran Selat Hormuz

GateNews

Menurut laporan triwulanan OAPEC, ekspor gas alam cair (LNG) Arab turun hampir 24% menjadi 22 juta ton pada kuartal pertama 2026 dari 29 juta ton pada periode yang sama di 2025, menyusul serangan rudal Iran terhadap fasilitas Ras Laffan Qatar pada bulan Maret dan penutupan Selat Hormuz.

Qatar, pemegang cadangan gas terbukti terbesar ketiga di dunia, mengalami penurunan ekspor LNG lebih dari sepertiga menjadi 14,5 juta ton dari 22 juta ton tahun-ke-tahun. Ekspor Uni Emirat Arab juga anjlok sekitar 39% menjadi sekitar 1 juta ton dari 1,6 juta ton. Penurunan ini mendorong pangsa negara-negara Arab dalam perdagangan LNG global turun di bawah 20 persen untuk pertama kalinya dalam banyak tahun.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar