Arbitrum berhasil mengamankan posisi teratas di antara jaringan blockchain dalam hal jumlah aset dunia nyata (real-world asset/RWA) tokenisasi, dengan 2.056 aset yang terpantau tersedia di platformnya menurut data dari RWA.xyz. Jaringan ini memiliki nilai RWA terdistribusi sekitar $833,7 juta, nilai aset yang direpresentasikan $19,9 juta, serta didukung oleh sekitar 6.920 pemegang dengan volume transfer kira-kira $276 juta selama bulan sebelumnya. Aset-aset yang terpantau mencakup produk U.S. Treasury, instrumen utang pemerintah asing, penawaran private credit, ekuitas, komoditas, investasi real estat, dan strategi investasi yang dikelola secara aktif. Arbitrum menyatakan bahwa perkembangan ini mencerminkan meningkatnya adopsi sistem keuangan yang dapat diprogram untuk mendukung operasi pasar yang berkelanjutan, memfasilitasi penyelesaian on-chain, serta memperluas akses investor lintas batas geografis. Lingkungan decentralized finance (DeFi) yang kompatibel dengan Ethereum memungkinkan aset-aset tokenisasi berinteraksi secara mulus dengan protokol pinjaman, bursa, platform likuiditas, dan dompet digital, sementara Ethereum tetap menjadi blockchain publik terbesar berdasarkan nilai RWA terdistribusi dan jaringan yang berfokus institusi seperti Canton memproses volume aktivitas keuangan yang direpresentasikan dalam skala lebih besar.
2.056 aset tokenisasi di Arbitrum merepresentasikan jumlah produk yang tersedia di jaringan tersebut, bukan total nilai aset atau jumlah institusi yang berpartisipasi. Angka terkini menunjukkan bahwa Arbitrum memegang nilai RWA terdistribusi sekitar $833,7 juta, bersama dengan hampir $19,9 juta dalam nilai aset yang direpresentasikan. Jaringan ini didukung oleh sekitar 6.920 pemegang RWA dan mencatat kira-kira $276 juta dalam volume transfer yang terkait dengan aset tokenisasi selama bulan sebelumnya.
Statistik ini menunjukkan bahwa kekuatan utama Arbitrum terletak pada keragaman produk yang tersedia, bukan pada kapitalisasi pasar secara keseluruhan. Ethereum tetap menjadi blockchain publik terbesar berdasarkan nilai RWA terdistribusi, sementara jaringan yang berfokus institusi seperti Canton memproses volume aktivitas keuangan yang direpresentasikan jauh lebih besar. Daya tarik Arbitrum berasal dari lingkungan DeFi yang kompatibel dengan Ethereum, di mana aset-aset tokenisasi dapat berinteraksi secara mulus dengan protokol pinjaman, bursa, platform likuiditas, dan dompet digital. Interoperabilitas ini memungkinkan produk keuangan tokenisasi berfungsi sebagai komponen aktif di ekosistem decentralized yang lebih luas.
Pada 17 Juni 2026, Arbitrum menyatakan lewat Twitter bahwa lebih banyak institusi membawa aset ke onchain untuk membuka pasar 24/7, penyelesaian instan, dan akses pasar global, dengan menggambarkan jaringan tersebut sebagai “the finance-native platform powering the shift.”
Sejumlah penerbit terkemuka telah membangun kehadiran yang signifikan di Arbitrum. Produk utang pemerintah tokenisasi yang diterbitkan oleh Spiko menyumbang lebih dari $440 juta nilai di jaringan tersebut. Aset yang terhubung dengan Securitize berkontribusi lebih dari $150 juta, sementara dana BENJI milik Franklin Templeton merepresentasikan nilai tambahan hampir $50 juta.
Pertumbuhan ekosistem aset tokenisasi Arbitrum didukung oleh inisiatif dari Arbitrum DAO. Melalui Stable Treasury Endowment Program, organisasi tersebut mengalokasikan 35 juta token ARB ke aset stabil dan penghasil yield selama fase kedua program. Strategi ini dirancang untuk menarik penerbit serta produk Treasury yang ditokenisasi, sekaligus melakukan diversifikasi kepemilikan treasury DAO.
Pasar aset tokenisasi yang terus berkembang di jaringan ini dilengkapi dengan ekosistem stablecoin yang kuat. Arbitrum baru-baru ini menembus lebih dari $7,8 miliar dalam suplai stablecoin, yang menyediakan basis likuiditas signifikan untuk aktivitas trading, collateralization, dan penebusan yang melibatkan produk keuangan tokenisasi.
Produk utang pemerintah terus menjadi segmen terbesar pasar RWA, tetapi ekspansi ke ekuitas, private credit, komoditas, dan dana investasi institusi makin dipercepat. Perkembangan industri menunjukkan bahwa saham tokenisasi dan exchange-traded funds (ETF) juga semakin mendapat daya tarik saat institusi keuangan mengeksplorasi sistem penerbitan dan settlement berbasis blockchain.
Berapa jumlah aset tokenisasi Arbitrum saat ini?
Arbitrum menampung 2.056 real-world assets tokenisasi yang terpantau menurut data dari RWA.xyz, menempatkannya di posisi terdepan di antara jaringan blockchain berdasarkan jumlah aset. Aset-aset yang terpantau mencakup produk U.S. Treasury, instrumen utang pemerintah asing, penawaran private credit, ekuitas, komoditas, investasi real estat, serta strategi investasi yang dikelola secara aktif.
Berapa nilai yang dimiliki Arbitrum dalam aset tokenisasi?
Arbitrum memegang nilai RWA terdistribusi sekitar $833,7 juta dan hampir $19,9 juta dalam nilai aset yang direpresentasikan. Jaringan ini didukung oleh sekitar 6.920 pemegang RWA dan mencatat kira-kira $276 juta dalam volume transfer yang terkait dengan aset tokenisasi selama bulan sebelumnya.
Penerbit besar mana yang hadir di Arbitrum?
Produk utang pemerintah tokenisasi yang diterbitkan oleh Spiko menyumbang lebih dari $440 juta nilai di Arbitrum. Aset yang terhubung dengan Securitize berkontribusi lebih dari $150 juta, sementara dana BENJI milik Franklin Templeton merepresentasikan nilai tambahan hampir $50 juta.
Berita Terkait
Satu Lonjakan Altcoin Terakhir Sebelum Jebakan? 5 Kripto Utama yang Diposisikan untuk Potensi Reli Late-Cycle
Dragonfly Mendukung $50M Investasi untuk Aset Dunia Nyata di DeFi
Aset Tokenized Mencapai $43B saat Wall Street Mengadopsi Infrastruktur Blockchain
Aset Token mencapai 43 miliar dolar AS saat Keuangan Tradisional Beralih ke On-Chain
Aset token 6 bulan naik menjadi 43 miliar dolar AS, Citigroup memprediksi mencapai 8,2 triliun pada tahun 2030