Saham Asia Anjlok saat Iran Menutup Selat Hormuz di Tengah Serangan AS

Indeks KOSPI Korea dan Nikkei 225 Jepang anjlok tajam selama sesi pagi 11 Juni, dengan KOSPI turun lebih dari 4% dan Nikkei 225 melemah lebih dari 2,6% pada waktu publikasi. Aksi jual itu menyusul pengumuman Iran bahwa Selat Hormuz ditutup untuk semua kapal mulai 11 Juni, dengan pelanggar dikenai serangan. Pernyataan Pasukan Bersenjata Iran itu muncul beberapa jam setelah Komando Pusat AS melaporkan melakukan serangan terhadap beberapa target di dalam Iran mulai pukul 17:15 EDT 10 Juni (05:15 waktu Beijing 11 Juni), yang disebut sebagai respons terhadap serangan Iran.

Indeks Korea dan Jepang Catat Kerugian Intraday yang dalam

Indeks KOSPI Korea dibuka turun 2,9% menjadi 7.509,62 poin pada 11 Juni. Saham-saham utama melemah, dengan Mirae Asset Securities turun 6,15%, Samsung Life Insurance turun 5,57%, SK SQUARE turun 5,49%, Hyundai Motor turun 5,15%, dan LG Electronics turun 5,13%. Indeks terus merosot setelah pembukaan, dengan kerugian melebar melewati 4%. Samsung Electronics turun 4% dan SK Hynix turun lebih dari 3%.

Indeks Nikkei 225 dibuka turun 1,32% dan dengan cepat memperlebar penurunan hingga lebih dari 2,7% pada waktu publikasi, menembus level 63.000 poin dan mencapai titik terendahnya sejak 22 Mei.

Komando Pusat AS Melakukan Serangan ke Iran, Iran Mengumumkan Penutupan Selat

Menurut Xinhua News Agency, Komando Pusat AS mengumumkan di media sosial pada 10 Juni bahwa pasukannya mulai melakukan serangan “defensif” terhadap beberapa target di dalam Iran pada pukul 17:15 EDT 10 Juni (05:15 waktu Beijing 11 Juni). Serangan itu disebut sebagai respons terhadap serangan “tidak beralasan dan berkelanjutan” Iran.

Pasukan Bersenjata Iran menyatakan pada 11 Juni bahwa Selat Hormuz ditutup untuk semua kapal efektif langsung, dan kapal yang melanggar penutupan akan menjadi target serangan. CCTV News melaporkan bahwa pada waktu setempat 10 Juni, Komando Pusat AS mengeluarkan pernyataan yang menyebut klaim Korps Garda Revolusi Islam bahwa Selat Hormuz ditutup adalah tidak benar. Pada malam itu, kapal-kapal komersial terus masuk dan keluar dari Selat Hormuz.

Menurut laporan terbaru CCTV News, Trump menyatakan bahwa “pemboman AS terhadap Iran akan berhenti segera, tetapi jika tidak ada kesepakatan, operasi pemboman akan berlanjut pada 11 Juni” (EDT).

Harga Minyak Melonjak di Atas $93, Emas Turun

Pada pukul pagi waktu Beijing 11 Juni, harga minyak internasional terus naik. Minyak mentah NYMEX WTI naik lebih dari 3% dan berada di atas $93 per barel pada waktu publikasi.

Pasar logam mulia turun di seluruh papan. Emas spot turun 0,67% dan emas COMEX melemah lebih dari 1% pada waktu publikasi.

Saham AS Turun karena Data Inflasi yang Meningkat

Sepanjang malam, saham teknologi AS melemah secara luas, dengan ketiga indeks utama ditutup lebih rendah. Dow Jones turun 1,87% menjadi 49.918,78 poin, Nasdaq turun 1,98% menjadi 25.169,5 poin, dan S&P 500 turun 1,62% menjadi 7.266,99 poin.

Kebanyakan saham teknologi berkapitalisasi besar ikut turun. Qualcomm turun lebih dari 6%, Broadcom turun lebih dari 5%, AMD, Micron Technology, dan TSMC turun lebih dari 4%, Tesla dan Nvidia turun lebih dari 3%, Boeing, Amazon, ASML, Meta, Oracle, dan Alphabet-A turun lebih dari 2%, Microsoft turun lebih dari 1%, dan Intel melemah tipis. Apple dan Netflix mencatat kenaikan kecil.

Data yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada 10 Juni menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) AS naik 4,2% secara tahunan pada Mei, didorong oleh kenaikan biaya energi yang terus berlanjut. Angka ini melampaui 3,8% pada April dan menjadi level tertinggi sejak Mei 2023. CPI Mei dan CPI inti masing-masing naik 0,5% dan 0,2% secara bulanan. Analis mencatat bahwa data inflasi terbaru berarti konsumen AS menghadapi biaya hidup yang lebih tinggi dan akan memberi tekanan yang lebih besar pada kebijakan moneter Federal Reserve.

FAQ

Apa yang menyebabkan pasar saham Asia turun pada 11 Juni?

Pasar saham Asia jatuh tajam pada 11 Juni setelah Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup untuk semua kapal efektif langsung, dengan pelanggar dikenai serangan. Pengumuman itu muncul setelah Komando Pusat AS melaporkan melakukan serangan terhadap beberapa target di dalam Iran mulai pukul 17:15 EDT 10 Juni (05:15 waktu Beijing 11 Juni).

Seberapa besar penurunan indeks saham Korea dan Jepang pada 11 Juni?

Indeks KOSPI Korea turun lebih dari 4% dan indeks Nikkei 225 Jepang melemah lebih dari 2,6% pada waktu publikasi selama sesi pagi 11 Juni. Nikkei 225 menembus di bawah level 63.000 poin, mencapai titik terendahnya sejak 22 Mei.

Apa yang Trump katakan tentang aksi militer AS terhadap Iran?

Menurut CCTV News, Trump menyatakan bahwa “pemboman AS terhadap Iran akan berhenti segera, tetapi jika tidak ada kesepakatan, operasi pemboman akan berlanjut pada 11 Juni” (EDT).

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar