Pesan dari Gate News, 22 April — Perusahaan AI Jeff Bezos, Project Prometheus, berada dekat dengan penyelesaian putaran penggalangan dana senilai $10 miliar dari JPMorgan, BlackRock, dan investor institusional lainnya, menurut The Financial Times, mengutip orang-orang yang mengetahui hal tersebut. Putaran pendanaan ini menilai perusahaan sekitar $38 miliar.
Project Prometheus diluncurkan pada November 2025 dengan putaran seed senilai $6,2 miliar dari investor termasuk Bezos sendiri. Permintaan dari investor institusional begitu tinggi sehingga perusahaan memperpanjang putaran tersebut untuk mengakomodasi tambahan $10 miliar modal.
Perusahaan ini sedang membangun sistem AI fisik yang dirancang untuk memahami hukum fisika dan berinteraksi dengan lingkungan fisik, terutama untuk aplikasi manufaktur dan industri. Ini berbeda dari model bahasa besar yang dikembangkan oleh OpenAI, Anthropic, dan Google, yang pada dasarnya dilatih pada teks, kode, dan data yang bersumber dari internet. Sistem AI fisik memerlukan data interaksi dunia nyata seperti pembacaan sensor, proses manufaktur, dan umpan balik taktil—informasi yang biasanya bersifat rahasia perusahaan dan mahal untuk dikumpulkan.
Bezos dan rekan CEO Vikram Bajaj, mantan eksekutif Google, secara terpisah sedang mengumpulkan puluhan miliar dolar untuk sebuah perusahaan induk yang akan mengakuisisi perusahaan di bidang rekayasa, arsitektur, dan desain. Akuisisi tersebut akan menyediakan data dunia nyata yang dibutuhkan untuk melatih sistem AI Prometheus. Perusahaan telah merekrut lebih dari 100 karyawan dari Meta, OpenAI, dan DeepMind. Dalam berita terkait, Amazon berkomitmen tambahan $5 miliar untuk Anthropic, dengan opsi untuk berinvestasi hingga $20 miliar lagi dari waktu ke waktu.