Bitmine secara resmi pindah dari papan bursa AS di NYSE ke pencatatan di papan utama, sebuah tonggak penting bagi perusahaan. Meskipun harga saham telah jatuh tajam dari titik tertingginya, perusahaan tetap meningkatkan nilai batas rencana pembelian kembali hingga 4 miliar dolar AS untuk menopang harga.
Bitmine Immersion Technologies (BMNR) pada Kamis secara resmi menyelesaikan proses “pindah papan (Uplist)”, dari sebelumnya tercatat di NYSE American ke pencatatan dan perdagangan di papan utama NYSE.
Ketua Dewan Bitmine, sekaligus analis terkenal di Wall Street dan salah satu pendiri Fundstrat, Tom Lee, dalam pernyataannya mengatakan: “Hari ini Bitmine naik ke papan utama NYSE adalah tonggak besar dalam sejarah perkembangan perusahaan. NYSE adalah bursa dengan reputasi paling bergengsi dan bersejarah di dunia.”
Selain menyelesaikan perpindahan papan, Bitmine juga meluncurkan “jurus penopang”, mengumumkan bahwa wewenang rencana pembelian kembali saham (saham treasuri) ditingkatkan dari 1 miliar dolar AS menjadi 4 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu rencana pembelian kembali terbesar di pasar modal seluruh AS sejak awal tahun ini.
Meski didukung kabar baik yang signifikan, harga saham Bitmine masih menghadapi tantangan berat. Sejak gelombang panas saham “penggemar koin” mencapai puncaknya musim panas lalu, harga saham perusahaan hingga kini telah turun sekitar 90% dari titik tertinggi. Pada Kamis sesi perdagangan pagi, saham kembali turun 2,8%.
Bitmine saat ini memiliki sekitar 4,8 juta koin ether, setara dengan 3,98% dari total pasokan ether, dan terus menargetkan 5%—yakni “Alchemy of 5%” yang disebut oleh perusahaan.
Arah sentimen ekonomi makro dan geopolitik secara keseluruhan mungkin menjadi kunci bagi Bitmine untuk berbalik meraih kemenangan. Tom Lee sebelumnya menyebutkan bahwa setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu, saham AS kemungkinan besar sudah mencapai titik terbawah. Dampak dari hal tersebut membuat pasar saham, harga minyak, dan volatilitas pasar mengalami perubahan yang drastis, tren ini juga mendorong pasar mata uang kripto.
Seiring indeks berjangka saham AS menguat, bitcoin baru-baru ini menembus kuat melewati ambang 72.000 dolar AS, yang mencerminkan menguatnya sentimen “risk-on” secara keseluruhan. Tom Lee mengatakan bahwa ether juga dapat diuntungkan, terutama karena ETF terus menarik arus dana masuk, ditambah aktivitas staking yang meningkat sehingga tekanan jual di pasar telah berkurang secara signifikan.
Bagi Bitmine yang memegang ether dalam jumlah besar, naik-turunnya pasar koin berdampak langsung pada denyut nadi bisnis perusahaan. Berdasarkan perkiraan, setiap kenaikan harga ether sebesar 1%, nilai aset di neraca Bitmine bisa melonjak sekitar 100 juta dolar AS. Jika pasar kripto dapat terus memantul, tidak diragukan lagi hal itu akan membantu meningkatkan kinerja neraca dan harga saham perusahaan.