Pesan Gate News, 28 April — BlockCoop SACCO telah meluncurkan SACCO pertama di Kenya yang berbasis blockchain, (koperasi tabungan dan kredit), memperkenalkan model yang digerakkan oleh teknologi untuk memodernisasi keuangan koperasi tradisional. Inisiatif ini memanfaatkan infrastruktur blockchain untuk meningkatkan likuiditas, meningkatkan transparansi, memperluas partisipasi anggota, dan menyederhanakan akses kredit.
Inovasi kuncinya adalah BLOCKS, token saham digital yang mengubah saham SACCO tradisional menjadi aset digital yang dapat diperdagangkan. Ini memungkinkan anggota untuk membeli, menjual, dan memindahkan kepemilikan dengan lebih efisien, mengatasi tantangan likuiditas historis dalam struktur koperasi. Sejak peluncuran platform perdagangan saham pada 1 Oktober 2025, SACCO tersebut telah melaporkan ekspansi yang cepat, dengan perkiraan kapitalisasi pasar sekitar KES 1,3 miliar dan keanggotaan serta partisipasi investor yang terus meningkat.
BlockCoop SACCO juga memperkenalkan mekanisme evaluasi kredit alternatif yang menggantikan persyaratan penjamin konvensional, dengan memanfaatkan kumpulan penjamin dan sistem penilaian berbasis kepercayaan untuk menciptakan kerangka yang lebih inklusif bagi akses pinjaman. Selain itu, organisasi tersebut meluncurkan Lipa na BLOCKS, program loyalitas yang menghubungkan pengeluaran sehari-hari dengan peluang tabungan dan investasi berbasis blockchain. Peserta dapat memperoleh token BLOCKS dan menerima diskon pada nomor Till, layanan Paybill, serta transaksi pembayaran seluler.
Platform tersebut mengumumkan kemitraan strategis dengan Nomachain dan HF untuk mempercepat digitalisasi SACCO di seluruh kawasan. HF akan menyediakan infrastruktur yang patuh untuk memastikan keselarasan dengan regulasi, sementara Nomachain akan mendukung tokenisasi aset dan saham SACCO, membuka nilai dari aset yang secara tradisional kurang likuid seperti tanah dan bangunan.