Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun, pada 19 Mei Tiongkok menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan drone yang merusak sebuah generator di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Barakah di UEA. Tiongkok menentang serangan bersenjata terhadap fasilitas nuklir damai. Kementerian Luar Negeri menegaskan kembali bahwa semua negara di kawasan Teluk Timur Tengah layak dilindungi kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayahnya, dengan target warga sipil dan non-militer yang memerlukan perlindungan. Tiongkok menyerukan gencatan senjata komprehensif yang segera untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Berita Terkait
Reliance Bernegosiasi untuk Pasokan Komponen Baterai dengan CATL
Trump mengumumkan penundaan serangan terhadap Iran, Bitcoin memantul hingga 77 ribu dolar AS
Raksasa AI Tiongkok Menghadapi Kesenjangan Komersialisasi Meski Ada Pertunjukan Robot