Menurut PANews, pada 8 Mei, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok, Administrasi Energi Nasional, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, serta Administrasi Data Nasional secara bersama-sama merilis rencana aksi untuk mendorong sinergi sektor kecerdasan buatan dan energi. Rencana tersebut menargetkan pembentukan sistem energi yang didukung AI pada tahun 2027 dan mencapai aplikasi AI terkemuka di dunia di sektor energi pada tahun 2030. Inisiatif utama meliputi pengoordinasian basis energi baru dengan tata letak pusat komputasi, mengeksplorasi koneksi langsung antara energi nuklir dan energi hidrogen ke fasilitas komputasi, meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan di pusat data, memungkinkan koordinasi daya-AI melalui mekanisme pasar listrik, serta mempercepat pengembangan model AI yang berfokus pada energi dan chip komputasi domestik.