Roket Chinese Zhuque-2E Pecah di Orbit Dekat ISS dan Starlink

SPCXX17,38%

Tahap atas roket Zhuque-2E milik LandSpace pecah di orbit Bumi rendah tak lama setelah diluncurkan pada 9 Juni dengan dua satelit komunikasi direct-to-cell, menyebarkan puing di wilayah yang padat aktivitas. Kejadian pemecahan terjadi sekitar saat tahap tersebut diperkirakan melakukan disposal burn. US Space Force mengonfirmasi peristiwa itu dan menyatakan saat ini tidak ada ancaman terhadap penerbangan antariksa manusia, meski puing tersebut mengorbit di antara 208 mil dan 263 mil pada inklinasi 54,5 derajat—wilayah yang menjadi rumah bagi International Space Station dan sebagian besar jaringan broadband Starlink milik SpaceX.

US Space Force Mengonfirmasi Pelacakan Puing dengan Tidak Ada Ancaman Saat Ini terhadap Penerbangan Antariksa Manusia

US Space Force mengonfirmasi peristiwa pemecahan itu dalam sebuah unggahan di space-track.org, situs web yang digunakan militer untuk mendistribusikan data orbit ke publik. “Bagian-bagian yang terlacak sedang dimasukkan ke dalam penilaian konjungsi rutin untuk mendukung keselamatan penerbangan antariksa,” tulis Space Force dalam sebuah pernyataan. “Saat ini tidak ada ancaman terhadap penerbangan antariksa manusia. Analisis masih berlangsung.”

Sampai saat ini, Space Force belum menambahkan fragmen puing apa pun ke katalog resmi objek antariksa buatan manusia. Darren McKnight, rekan teknis senior di perusahaan intelijen orbital LeoLabs, mengatakan kepada Ars bahwa peristiwa fragmentasi kemungkinan menghasilkan 100 hingga 150 keping puing.

Puing Mengorbit pada Ketinggian 208 hingga 263 Mil di Dekat ISS dan Satelit Starlink

Pada satu bagian, tahap kedua roket Zhuque-2E, yang dibuat oleh perusahaan Tiongkok bernama LandSpace, berukuran antara 25 hingga 30 kaki (sekitar 8 meter) panjang dan 11 kaki (3,35 meter) diameter. Badan utama dari tahap atas roket kini mengorbit di antara 208 mil dan 263 mil (335 kali 424 kilometer) pada inklinasi 54,5 derajat terhadap ekuator.

Bagian orbit terpaling atas melintasi orbit International Space Station, tetapi hambatan aerodinamis akan dengan cepat menarik semua fragmen puing ke bawah ISS. Puing tersebut dapat menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi ratusan satelit Starlink, terutama yang menyediakan konektivitas direct-to-device dan satelit yang baru diluncurkan, yang terbang pada ketinggian lebih rendah dibanding mayoritas konstelasi Starlink.

FAQ

Apa yang terjadi pada roket Zhuque-2E pada 9 Juni? Tahap atas dari roket Zhuque-2E milik LandSpace pecah di orbit Bumi rendah tak lama setelah diluncurkan pada 9 Juni dengan dua satelit komunikasi direct-to-cell. Kejadian pemecahan terjadi sekitar saat tahap tersebut diperkirakan melakukan disposal burn.

Berapa banyak keping puing yang dihasilkan oleh pemecahan roket? Darren McKnight, rekan teknis senior di perusahaan intelijen orbital LeoLabs, mengatakan kepada Ars bahwa peristiwa fragmentasi kemungkinan menghasilkan 100 hingga 150 keping puing. US Space Force belum menambahkan fragmen apa pun ke katalog resmi objek antariksa buatan manusia.

Apakah puing itu mengancam International Space Station atau satelit? US Space Force menyatakan saat ini tidak ada ancaman terhadap penerbangan antariksa manusia. Puing tersebut mengorbit di antara 208 mil dan 263 mil pada inklinasi 54,5 derajat. Meskipun bagian orbit teratas melintasi orbit ISS, hambatan aerodinamis akan dengan cepat menarik semua fragmen puing ke bawah stasiun. Puing tersebut dapat menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi satelit Starlink yang terbang pada ketinggian lebih rendah.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar