Menurut Commonwealth Bank of Australia (CBA), pemberi pinjaman terbesar di negara itu melaporkan laba bersih kas setelah pajak (after-tax cash net profit) sebesar A$2,7 miliar (kurang lebih US$1,95 miliar) untuk kuartal ketiga yang berakhir pada 31 Maret, naik 4% dibanding A$2,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun, hasil tersebut 1% lebih rendah daripada kinerja rata-rata kuartalan pada paruh pertama tahun fiskal.
Related News
AS April CPI tumbuh 3,8% YoY dan mencapai level tertinggi dalam 32 bulan, penurunan suku bunga The Fed kembali ditunda
MARA Holdings membukukan rugi bersih Q1 sebesar 1,3 miliar dolar AS, harga saham turun 3,44% pada perdagangan setelah jam bursa
Australia Akan Mengusulkan Perubahan Pajak Capital Gains yang Berdampak pada Kripto