Pesan Gate News, 21 April — DeepX Korea Selatan bermitra dengan Lab Robotika Hyundai Motor Group untuk mengembangkan platform komputasi AI fisik yang memungkinkan model AI generatif skala besar berjalan pada robot secara real time. Platform ini akan memanfaatkan chip DX-M2 milik DeepX, diproduksi dengan proses 2nm milik Samsung Electronics, dan merupakan kelanjutan dari pengembangan bersama selama tiga tahun tentang edge AI berdaya rendah untuk robotika.
Kolaborasi ini mencakup arsitektur chip AI berdaya rendah, perangkat keras robot, tumpukan perangkat lunak, dan pustaka aplikasi. Prototipe awal menggunakan platform Nvidia Orin AGX, tetapi dinilai terlalu mahal dan terlalu boros daya untuk penerapan secara luas. Selanjutnya, para mitra beralih ke konfigurasi yang memasangkan CPU Intel dengan unit pemrosesan saraf DeepX (NPUs) untuk menekan biaya sekaligus konsumsi daya. Chip edge AI yang dihasilkan beroperasi pada di bawah 5 watt dan telah diintegrasikan ke dalam teknologi, termasuk DAL-e, sebuah robot pengantar yang saat ini berada pada fase demonstrasi dan validasi.
Kemitraan ini mencerminkan pergeseran industri yang lebih luas menuju chip berdaya rendah khusus untuk robotika edge, yang berpotensi mengurangi ketergantungan pada GPU serbaguna pada aplikasi di mana efisiensi daya dan manajemen termal menjadi hal yang kritis. Hyundai Motor Group menyatakan chip yang dikembangkan bersama ini menyiapkan solusi yang dioptimalkan untuk robot masa depan yang diproduksi massal sekaligus memberikan fleksibilitas dan stabilitas yang lebih besar pada rantai pasok.
Related News
Google ingin memperluas ekosistem chip AI dengan Marvell saat persaingan dengan Nvidia memanas
Marvell bekerja sama dengan Google untuk mengembangkan chip kecerdasan buatan MPU, saham melonjak 6,3 % setelah berita itu terdengar
TokenAI dan DeBox Bermitra untuk Sosial Web3 Berbasis AI