Pesan Berita Gate, 25 April — DeFi Education Fund dan 35 pemimpin lain dari industri kripto mendesak Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commission) untuk memformalkan panduan antarmuka (interface) keuangan terdesentralisasi (decentralized finance) menjadi proses pembentukan aturan (rulemaking) formal. Dalam surat yang dikirim minggu ini, kelompok-kelompok tersebut mendesak SEC melakukan rulemaking setelah sebuah pernyataan yang dirilis pada 13 April yang menjelaskan bahwa penyedia antarmuka tertentu, seperti dompet DeFi, tidak perlu mendaftar sebagai pialang-perantara efek (broker-dealers).
Kelompok-kelompok kripto tersebut menyerukan kerangka berbasis prinsip yang memberikan kriteria yang jelas dan objektif mengenai kapan suatu aktivitas masuk ke dalam definisi “pialang”. Para penandatangan termasuk Crypto Council for Innovation, Blockchain Association, Solana Policy Institute, Aave Labs, Andreessen Horowitz, Uniswap Labs, dan Mysten Labs. Pernyataan SEC pada 13 April menguraikan skenario di mana suatu antarmuka dapat dianggap sebagai broker-dealer, termasuk jika antarmuka tersebut mengajak investor, membuat rekomendasi investasi, atau memengaruhi keputusan perutean (order routing).
Sementara kelompok-kelompok tersebut menyebut pernyataan SEC “langkah penting,” mereka memperingatkan bahwa panduan informal mungkin tidak memiliki daya tahan. “Bergantung pada panduan informal memiliki risikonya sendiri,” kata mereka, menekankan pentingnya mencegah interpretasi yang terlalu luas terhadap istilah “pialang” muncul sekarang atau dihidupkan kembali di masa depan.
Related News
Aave, DeFi United Merilis Rencana Pemulihan rsETH Setelah Eksploit 18 April
Penyelamatan kerentanan Kelp DAO: Mantle meminjam-kembali Aave 3万 ETH, aliansi DeFi berkomitmen lebih dari 43.500 ETH
SEC menerima surat bersama dari 30 lembaga yang meminta pembentukan aturan regulasi bagi perantara (broker) DeFi