DWF Labs: $31B di RWAs onchain tetapi kurang dari 10% aktif di DeFi

RWA-1,34%
BLK-3,23%
SYRUP-2,83%

DWF Labs merilis sebuah laporan yang menemukan bahwa lebih dari 31 miliar dolar AS dalam aset real-world assets (RWA) tokenisasi berada di onchain, tetapi kurang dari 10% dari modal tersebut aktif dalam keuangan terdesentralisasi. Riset ini menyoroti bahwa sekitar 3 miliar dolar AS RWA beredar melalui pasar pinjaman, tempat perdagangan, atau sistem jaminan, sementara mayoritasnya disimpan di dompet sebagai kepemilikan jangka panjang. Tiga penghalang struktural membatasi aktivitas sekunder: tantangan penetapan harga akibat pembaruan nilai aset bersih (net asset value/ NAV) yang terlambat, penundaan penyelesaian dan penebusan yang dapat memakan waktu berhari-hari, serta pembatasan transfer regulatori termasuk pemeriksaan know-your-customer. Temuan ini memunculkan pertanyaan apakah modal tokenisasi menjadi lebih produktif atau sekadar terdigitalisasi, karena dana besar seperti BUIDL milik Blackrock mengalami kurang dari 30 transfer per bulan meskipun memegang aset senilai miliaran dolar.

DWF Labs Mengidentifikasi Tiga Penghalang Struktural bagi Likuiditas RWA

Laporan tersebut menempatkan penetapan harga sebagai penghalang pertama. Kredit swasta dan aset real estat sering bergantung pada pembaruan net asset value yang tiba setiap hari paling cepat, sehingga sulit bagi market maker untuk mengutip perdagangan besar secara ketat.

Penyelesaian dan penebusan menjadi penghalang kedua. Banyak produk tokenisasi memerlukan waktu berhari-hari untuk ditebus, sementara likuiditas onchain terlalu tipis untuk arus sebesar skala institusional. Pasar over-the-counter memang ada, tetapi terfragmentasi dan sering tidak dapat diakses oleh pengguna ritel.

Regulasi menjadi penghalang ketiga. Pembatasan transfer, pemeriksaan know-your-customer, dan persyaratan akreditasi membuat aset tokenisasi sulit diintegrasikan ke dalam DeFi yang permissionless.

"Likuiditas menjadi kendala yang mengikat untuk menskalakan tokenisasi di onchain," kata Andrei Grachev, managing partner di DWF Labs. "Yang kurang adalah infrastruktur untuk membuat aset-aset tersebut dapat diperdagangkan dalam skala besar. Jika itu terselesaikan, tokenisasi berubah menjadi kisah pasar yang lebih luas, bukan sekadar urusan institusional."

Kendala ini membentuk cara penangkapan nilai (value capture) terjadi. Manajer aset yang menerbitkan produk tokenisasi meraih manfaat paling besar, sementara penyedia infrastruktur native kripto termasuk protokol lending, oracle penetapan harga, market maker, dan venue penebusan meraup lebih sedikit dari potensi kenaikan tersebut.

Maple Finance dan Figure Membangun Infrastruktur untuk Membuka Perdagangan RWA

Maple Finance telah menarik lebih dari 3,6 miliar dolar AS dalam total value locked dengan membungkus kredit tokenisasi ke dalam produk-produk jaminan berbasis stablecoin. Pyth dan Redstone membangun infrastruktur penetapan harga 24/7 untuk saham dan komoditas tokenisasi.

Liquid Lane milik Symbiotic menggunakan model RFQ, di mana market maker bersaing untuk mematok diskon penebusan. Figure mengintegrasikan origination, penemuan harga sekunder, dan penyelesaian ke dalam satu tumpukan.

Utang Pasar Berkembang dan Komoditas Tokenisasi Menawarkan Peluang Pertumbuhan

Lebih dari 94% aset tokenisasi berdomisili dalam dolar AS, meskipun obligasi pemerintah non-dolar menyumbang porsi besar pada pendapatan tetap tradisional. DWF Labs menyoroti utang pasar berkembang, termasuk obligasi Brazilian real yang memberikan imbal hasil sekitar 10% dan obligasi lira Turki yang mendekati 15%, sebagai celah yang menunggu untuk ditangani.

Perusahaan melihat ruang untuk komoditas dan ekuitas tokenisasi. Komoditas menunjukkan adanya permintaan, sementara saham tokenisasi telah tumbuh menjadi lebih dari 1 miliar dolar AS dengan 185.000 pemegang dalam waktu sekitar setahun.

FAQ

Apa yang ditemukan DWF Labs tentang aset real-world assets yang ditokenisasi?
DWF Labs merilis sebuah laporan yang menyatakan bahwa lebih dari 31 miliar dolar AS dalam aset real-world assets tokenisasi berada di onchain, tetapi kurang dari 10% dari modal tersebut, sekitar 3 miliar dolar AS, aktif dalam keuangan terdesentralisasi. Mayoritasnya berada di dompet sebagai kepemilikan jangka panjang, bukan beredar melalui pasar pinjaman, tempat perdagangan, atau sistem jaminan.

Mengapa sebagian besar modal tokenisasi tidak aktif di DeFi?
DWF Labs mengidentifikasi tiga penghalang struktural: tantangan penetapan harga akibat pembaruan net asset value yang tertunda sehingga menyulitkan market maker untuk mengutip perdagangan besar, penundaan penyelesaian dan penebusan yang bisa memakan waktu berhari-hari sementara likuiditas onchain tetap tipis, serta pembatasan transfer regulatori termasuk pemeriksaan know-your-customer dan persyaratan akreditasi yang membuat aset tokenisasi sulit diintegrasikan ke DeFi yang permissionless.

Seberapa besar Maple Finance menarik total value locked?
Maple Finance telah menarik lebih dari 3,6 miliar dolar AS dalam total value locked dengan membungkus kredit tokenisasi menjadi produk-produk jaminan berbasis stablecoin, menurut laporan DWF Labs.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar