-
ETH turun di bawah $2.000 setelah ketegangan geopolitik memicu aksi jual besar-besaran di pasar kripto.
-
Hampir $1 miliar mengalami likuidasi, dengan posisi long menanggung kerugian terbesar.
-
Teknis yang lemah dan arus keluar ETF meningkatkan risiko penurunan menuju zona support $1.500.
Ethereum — ETH, tergelincir melewati ambang $2.000 setelah gelombang mendadak sentimen global risk-off. Harga kini berkisar di sekitar $1.976 setelah tekanan jual tajam di seluruh aset kripto utama. Penurunan tersebut dipicu oleh serangan udara AS di lokasi militer Iran dekat Selat Hormuz, yang membuat pasar global bergetar. Trader merespons cepat, menarik likuiditas dan mengurangi eksposur. Setelah itu terjadi peristiwa likuidasi besar-besaran, menghapus hampir $1 miliar pada posisi leverage dalam satu hari. Suasana pasar berubah cepat menjadi defensif.
Jalur bagi Ethereum $ETH untuk berbalik bullish memerlukan dua pemicu:
• Merebut kembali SMA 200-minggu di $2.500.
• Tembus bersih di atas SMA 50-minggu pada $3.100. https://t.co/LNkygeXO5n pic.twitter.com/oQ66UTj8rU
— Ali Charts (@alicharts) 26 Mei 2026
Guncangan Likuidasi dan Tekanan Seluruh Pasar
Pasar kripto bereaksi instan setelah ketegangan geopolitik meningkat. Bitcoin turun di bawah $73.000, sementara Ethereum merosot 4,2 persen. Solana, XRP, dan Dogecoin juga mencatat kerugian serupa. Selera risiko memudar di seluruh papan saat trader berlomba mengurangi eksposur. Aksi jual memicu penutupan paksa di posisi leverage, sehingga memperbesar tekanan ke bawah.
Data CoinGlass mencatat $958,8 juta likuidasi dalam 24 jam. Lebih dari 167.000 trader menghadapi penutupan posisi selama pergerakan tersebut. Bitcoin memimpin kerugian dengan $386 juta likuidasi. Ethereum menyusul dengan $246 juta posisi yang terhapus. Trading long menyerap hampir 93 persen dari total kerugian, menunjukkan posisi bullish yang padat sebelum penurunan. Likuidasi terbesar tunggal mencapai $15,34 juta pada BTC melalui Hyperliquid.
Sentimen terhadap Ethereum melemah dengan cepat setelah kejadian itu. Pasar prediksi bergeser tajam ke ekspektasi bearish. Peluang ETH turun ke $1.500 naik di atas 60 persen di beberapa platform. Trader kini menilai ulang risiko penurunan karena momentum mulai melemah di dekat level support kunci. Analis menyoroti $1.850 sebagai zona kritis di mana pembeli harus masuk untuk menstabilkan struktur.
Rincian Teknis Memperdalam Prospek Bearish
Ethereum kini diperdagangkan di bawah rata-rata bergerak utama di beberapa timeframe. Rata-rata eksponensial 20 hari, 50 hari, 100 hari, dan 200 hari semuanya berada di atas level harga saat ini. Tren RSI mendekati 36, menandakan momentum lemah dan kekuatan beli yang terbatas. Struktur chart juga menunjukkan pembentukan pennant bearish yang mengarah ke $1.800 jika support gagal. Analis pasar memantau $2.060 sebagai level rebound jangka pendek untuk stabilisasi.
Penurunan di bawah kisaran tersebut dapat mempercepat kerugian menuju zona support yang lebih rendah. Beberapa proyeksi menempatkan risiko penurunan di sekitar $1.560 dan bahkan $1.070 pada skenario tekanan yang berkepanjangan. Level-level ini mencerminkan kekhawatiran struktural yang lebih dalam jika permintaan tidak kembali. Arus ETF menambah tekanan pada sentimen. Dana berbasis Ethereum mencatat sebelas hari berturut-turut arus keluar neto, menghapus hampir $500 juta dari pasar.
Selera institusional tampak lemah selama kondisi volatilitas saat ini. Aktivitas on-chain juga mendingin, dengan total value locked DeFi turun tajam dari puncak sebelumnya. Jaringan Layer 2 menunjukkan tren likuiditas yang menurun di seluruh ekosistem utama. Terlepas dari akumulasi skala besar dari beberapa pemegang institusional, permintaan tetap tidak merata.