Ethereum saat ini diperdagangkan di sekitar kisaran $1.670 setelah mencapai kondisi “terlalu oversold” paling parah dalam sejarahnya menurut para pengamat pasar, melintasi beberapa indikator teknikal. Aset ini kira-kira 70% di bawah all-time high dan mendekati level harga terakhir terlihat sekitar empat tahun lalu. Penurunan tersebut dipicu oleh tekanan jual yang berkepanjangan dan kondisi tren penurunan pasar yang lebih luas. Analis pasar menelaah indikator teknikal, termasuk Relative Strength Index (RSI), dalam konteks siklus bear market historis Ethereum, khususnya penurunan pada 2018 dan 2022, untuk menilai posisi pasar saat ini.
Analisis terbaru menunjukkan bahwa RSI bulanan Ethereum telah turun di bawah level yang tercatat saat dasar bear market pada 2018 dan 2022. Relative Strength Index adalah metrik momentum yang digunakan untuk mengidentifikasi kondisi pasar yang overbought dan oversold. Secara historis, pembacaan ekstrem seperti ini sering bertepatan dengan periode kapitulasi pasar yang berat, ketika tekanan jual menjadi kehabisan setelah tren turun yang panjang. Pada siklus sebelumnya, Ethereum mengalami pemulihan yang signifikan setelah kondisi momentum yang sama-sama tertekan. Analis mengingatkan bahwa kondisi oversold saja tidak menjamin rebound yang segera, dan pasar bisa tetap oversold dalam periode yang lama, terutama ketika ketidakpastian ekonomi yang lebih luas serta sentimen risk-off terus memengaruhi perilaku investor.
Struktur pasar saat ini membuat banyak investor membandingkan kondisi Ethereum dengan fase bear market sebelumnya. Saat penurunan pada 2018, ETH mengalami penurunan yang dramatis sebelum akhirnya membentuk dasar jangka panjang dan memulai pemulihan multi-tahun. Pola serupa muncul setelah koreksi pasar 2022. Ethereum saat ini diperdagangkan dekat zona dukungan historis utama setelah mengalami penurunan tajam dari level tertingginya sebelumnya. Sebagian investor jangka panjang memandang harga saat ini sebagai area akumulasi potensial berdasarkan perilaku siklus historis. Analis menekankan bahwa setiap siklus pasar itu unik, dan meski pola historis dapat memberikan konteks yang berguna, pergerakan harga ke depan kemungkinan akan bergantung pada kombinasi perkembangan teknikal, makroekonomi, dan regulasi.
Pelaku pasar sangat memperhatikan kisaran $1.600 hingga $1.700, yang telah muncul sebagai zona dukungan kritis. Trader memantau dengan saksama apakah para pembeli terus mempertahankan area tersebut. Volume perdagangan dan sentimen investor tetap menjadi sinyal konfirmasi yang penting. Banyak trader menunggu bukti akumulasi yang lebih kuat sebelum menyatakan fase pasar saat ini sudah selesai. Jika Ethereum berhasil mempertahankan dukungan, analis meyakini pasar bisa mulai membentuk basis jangka panjang untuk pemulihan di masa depan. Penembusan tegas di bawah level saat ini dapat mengekspos aset pada tekanan turun tambahan sebelum terbentuk dasar yang berkelanjutan.
Kinerja Ethereum memicu perbandingan dengan Bitcoin, yang menunjukkan kekuatan relatif selama penurunan pasar yang lebih luas. Meski kedua aset mengalami koreksi besar dari level tertingginya masing-masing, penurunan Bitcoin lebih tidak parah, sehingga berkontribusi pada meningkatnya dominasi Bitcoin di pasar kripto. Secara historis, Ethereum sering berkinerja lebih buruk daripada Bitcoin selama periode risk-off, tetapi cenderung mengungguli pada fase pemulihan yang lebih kuat dan siklus pasar altcoin. Analis mencatat bahwa arah pasar Bitcoin kemungkinan akan terus memengaruhi lintasan jangka pendek Ethereum, sehingga sentimen pasar kripto secara keseluruhan menjadi faktor penting untuk dipantau.
Kondisi pasar yang lebih luas pada akhirnya dapat menentukan waktu terjadinya pemulihan yang bermakna, meski indikator teknikal menunjukkan bahwa Ethereum sedang diperdagangkan dalam wilayah oversold secara historis. Investor terus memantau perkembangan makroekonomi, permintaan institusional, arus dana ETF, kondisi likuiditas, dan selera risiko global untuk petunjuk tambahan. Katalis positif dapat memperbaiki sentimen dan mendukung akumulasi, sedangkan ketidakpastian ekonomi yang berlanjut dapat memperpanjang fase konsolidasi saat ini. Banyak analis meyakini konfirmasi melalui pergerakan harga dan membaiknya fundamental pasar tetap diperlukan sebelum menyebut dasar siklus yang definitif. Pembacaan RSI Ethereum yang rendah secara historis dan koreksi yang dalam telah menempatkan aset tersebut dengan kuat dalam radar baik investor jangka panjang maupun trader aktif.
Berapa level harga Ethereum saat ini?
Ethereum saat ini diperdagangkan di sekitar kisaran $1.670, yang menempatkannya kira-kira 70% di bawah all-time high dan mendekati level harga terakhir terlihat sekitar empat tahun lalu.
Bagaimana RSI bulanan Ethereum dibandingkan dengan bear market sebelumnya?
Analisis terbaru menunjukkan bahwa RSI bulanan Ethereum telah turun di bawah level yang tercatat pada dasar bear market 2018 dan 2022, yang mengindikasikan kondisi oversold ekstrem berdasarkan metrik momentum ini.
Zona dukungan apa yang dipantau trader untuk Ethereum?
Pelaku pasar secara ketat memantau kisaran $1.600 hingga $1.700, yang telah muncul sebagai zona dukungan kritis, dengan para trader mengamati apakah para pembeli terus mempertahankan area ini.
Bitcoin Diperdagangkan pada $64.549 dengan MACD Positif dan 11 MA Bersifat Bearish pada 14 Juni
Ethereum Diperdagangkan di Bawah Dukungan $1.743 saat Analis Memantau Skenario Bear Trap
Bitcoin Menguji Zona Resistensi $64K-$65K di Tengah Kegagalan Berulang dalam Upaya Tembus
Ethereum Menguji Zona Dukungan Utama $1.600-$2.000 Saat Analis Mengamati Pemulihan
Aktivitas On-Chain Ethereum Mencapai Rekor Tertinggi saat Saldo Bursa Turun