Pesan Gate News, 16 April — Fatih Birol, kepala Badan Energi Internasional, memperingatkan bahwa cadangan bahan bakar penerbangan Eropa mungkin hanya bertahan sekitar enam minggu, dan banyak penerbangan berpotensi dipaksa untuk segera dibatalkan jika gejolak di Timur Tengah terus mengganggu pasokan minyak.
Birol menyebut akar masalahnya adalah gangguan pada minyak, gas alam, dan pasokan penting lainnya melalui Selat Hormuz, jalur pengiriman utama. Pembatasan pada jalur air vital ini akan menimbulkan konsekuensi yang luas bagi ekonomi global, sementara gangguan yang berlangsung lebih lama akan memperkuat dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Dampaknya tidak merata, terutama karena negara-negara berkembang—khususnya negara berpenghasilan rendah di Asia, Afrika, dan Amerika Latin—menghadapi kerugian yang tidak sebanding.
Bahkan jika gencatan senjata atau perjanjian damai tercapai, Birol mencatat bahwa infrastruktur energi di Timur Tengah yang rusak akan sulit untuk dipulihkan dengan cepat.
Related News