Fidelity Memperkirakan 1 Pemotongan Suku Bunga AS pada 2026, Namun Risiko Lebih Mengarah pada Tidak Ada Aksi di Tengah Ketegangan Timur Tengah

GateNews

Menurut Fidelity International, prospek suku bunga AS untuk sisa tahun 2026 bergantung pada durasi konflik di Timur Tengah, kata analis makro global senior Max Stainton dalam sebuah laporan. Sementara skenario dasar Fidelity tetap sedikit lebih dovish dibanding penetapan harga pasar, perusahaan memprediksi satu kali pemotongan suku bunga tahun ini, tetapi risikonya jelas condong ke tanpa aksi karena risiko penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan meningkat, berpotensi menyebarkan guncangan energi ke tekanan inflasi yang lebih luas.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar