Pesan Gate News, 17 April — Indeks dolar AS telah mundur dari angka 100 ke mendekati 98 karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah menunjukkan tanda-tanda mereda, sehingga sentimen pasar yang risk-off mulai mereda. Mata uang itu sebelumnya melonjak karena konflik di kawasan memicu permintaan safe-haven, tetapi penguatan tersebut terbukti tidak bertahan lama.
Para analis mengaitkan kelemahan dolar saat ini dengan memudarnya premi risiko geopolitik. Reli singkat tersebut, meskipun didorong oleh kekhawatiran keselamatan yang memang sah, telah memperlihatkan kerapuhan dari siklus kekuatan dolar tertentu ini. Pelaku pasar kini memandang lonjakan dolar baru-baru ini sebagai sementara, dengan ekspektasi untuk kembali ke narasi yang sebelumnya diperkirakan “dolar lemah” semakin mendapat daya tarik.
Related News