Pesan Gate News, 19 April — Deputi Kepala Menteri Keuangan Hong Kong, Lam Ho-him, menanggapi perbincangan yang kian meningkat terkait masuknya modal dari Timur Tengah, dengan mengonfirmasi adanya peningkatan permintaan dari klien yang ingin mentransfer dana ke Hong Kong atau membuka rekening secara lokal. Ia menekankan bahwa keterlibatan antara Hong Kong dan Timur Tengah bersifat timbal balik, seraya mencatat bahwa sebuah perusahaan asuransi virtual berlisensi telah memperluas operasinya di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, dan dana Hong Kong yang ditokenisasi telah diluncurkan di platform manajemen kekayaan Timur Tengah.
Lam menyoroti bahwa investor Asia dapat membeli ETF obligasi syariah (sekuritas pendapatan tetap yang sesuai syariah) di Hong Kong, sehingga memberi investor Timur Tengah pasar yang familiar dan tepercaya. Pemerintah Hong Kong secara aktif mengembangkan fintech dan aset digital, dengan pejabat saat ini sedang menyusun rancangan usulan legislatif untuk kerangka perizinan yang mengatur layanan perdagangan dan kustodi aset digital.
Pemerintahan bertujuan untuk membangun kerangka regulasi yang komprehensif dan memposisikan Hong Kong sebagai pusat inovasi aset digital global.