Pesan Berita Gate, 15 April — Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee mengumumkan pada 14 April bahwa pemerintah akan meluncurkan Institut Penelitian Kecerdasan Buatan Hong Kong pada paruh kedua tahun 2026 untuk mendorong adopsi teknologi AI di bidang kesehatan, hukum, dan industri keuangan. Lee menyampaikan pengumuman tersebut melalui pesan video pada Forum Akademisi Internasional 2026 di Hong Kong, yang diselenggarakan oleh International Academy of Astronautics (IAA) dan Hong Kong Association of Overseas Returnee Scholars (HKAORS).
Pemerintah Hong Kong sedang secara aktif menerapkan inisiatif nasional “AI+” dan akan terus mendorong AI generatif, pendidikan STEAM, serta pengembangan uji klinis. Rencana mencakup pembentukan platform kerja sama uji klinis dan pusat aplikasi terkait sebagai penghubung teknologi dan inovasi Greater Bay Area (Tiongkok) yang membentang di Hong Kong, Makau, dan sembilan kota di Guangdong untuk mempercepat komersialisasi riset mutakhir.
Upaya ini bertujuan untuk memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi dan teknologi internasional serta magnet bagi talenta global kelas terbaik.
Related News