Gangguan Pengiriman di Selat Hormuz Berpotensi Memicu Penurunan Produksi Tanaman Global pada H2 2026-2027, Peringatan FAO

GateNews

Menurut Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu dalam pertemuan menteri-menteri Mediterania pada 7 Mei, kekurangan pupuk global akibat gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz akan menyebabkan penurunan hasil panen dan ketatnya pasokan pangan pada paruh kedua 2026 dan 2027. Qu mencatat bahwa bahkan keterlambatan pengiriman pupuk selama beberapa minggu pada periode pertumbuhan tanaman yang krusial akan mengakibatkan kerugian produksi yang signifikan. Afrika, Asia, dan Timur Tengah yang sangat bergantung pada impor pupuk menghadapi risiko tertinggi.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar