India Peringatkan Risiko Siber saat AI Mythos milik Anthropic Melanggar Pertahanan dalam 83 dari 100 Kasus Uji

Menurut The Economic Times, lembaga keamanan siber India baru-baru ini mengeluarkan peringatan berlevel keparahan tinggi setelah AI Mythos dari Anthropic menunjukkan kemampuan untuk menemukan puluhan ribu kerentanan dan mengubah bug perangkat lunak menjadi serangan yang dapat dieksploitasi dalam hitungan menit.

Unit 42 milik Palo Alto Networks dan Check Point menemukan bahwa Mythos menemukan puluhan ribu kerentanan, dibandingkan sekitar 500 pada model Opus 4.6 milik Anthropic sebelumnya, menembus pertahanan pada percobaan pertama dalam 83 dari 100 kasus uji. Peringatan itu menyoroti bahwa meskipun perusahaan-perusahaan India biasanya membutuhkan 60 hingga 90 hari untuk melakukan patch sistem, Mythos dapat mengubah bug menjadi serangan dalam hitungan menit. Kementerian Komunikasi Elektronik dan Teknologi Informasi India dilaporkan sedang membahas akses awal ke model tersebut di tengah kekhawatiran terhadap risiko pada sistem perbankan, telekomunikasi, kelistrikan, dan kereta api.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar