Premium USDT India Melonjak di Atas 8,5% seiring Pasokan Stablecoin yang Mengetat

LRC-3,93%
  • Premi USDT di India naik melampaui 8,5%, menyusul tindakan penegakan hukum yang memperketat pasokan USDT di negara tersebut.
  • Kelangkaan pasokan dan meningkatnya ketidakpastian seputar transaksi kripto mendorong kenaikan premi tersebut.

Terjadi tekanan pasokan USDT yang besar di pasar USDT India, mendorong premi harga stablecoin tersebut melampaui rentang perdagangan biasanya. Menurut laporan dari The Economic Times, USDT dijual di sekitar 102,88 INR pada hari Sabtu, sementara rasio kurs USD/INR berada di 94,65 pada hari Jumat. Perbedaan yang semakin lebar ini mendorong premi melebihi 8,5%, dibandingkan dengan 3% hingga 4% yang biasanya terlihat akhir-akhir ini.

Para pelaku pasar menyebut kelangkaan USDT sebagai salah satu penyebab utama situasi ini. Beberapa pelaku pasar lainnya menyatakan kekhawatiran bahwa mungkin akan terjadi kekurangan likuiditas dari stablecoin ke depannya akibat tekanan regulasi.

Hal ini terjadi setelah aktivitas penegakan hukum baru-baru ini oleh Direktorat Penegakan Hukum India yang melibatkan transfer uang senilai sekitar 250 miliar INR terkait dengan aset digital virtual. Hal ini membuat para pelaku pasar kripto menjadi lebih berhati-hati.

Tekanan Regulasi Menciptakan Ketidakpastian Pasar

Para pelaku pasar meyakini tindakan penegakan hukum ini telah memperlebar ketidakseimbangan harga yang sudah ada di pasar stablecoin India. Likuiditas USDT yang terbatas, dikombinasikan dengan permintaan yang relatif stabil, berkontribusi pada premi yang lebih tinggi. Purushottam Anand, pendiri Crypto Legal, mengatakan ketidakpastian regulasi kemungkinan telah menciptakan premi risiko yang mendorong harga lebih tinggi. Seperti yang dijelaskan Anand, para pelaku pasar menjadi lebih konservatif saat mengevaluasi dampak dari tindakan penegakan hukum baru-baru ini.

Para analis menunjukkan bahwa premi stablecoin cenderung meningkat setiap kali ada kondisi pasokan terbatas atau kesulitan dalam memperoleh likuiditas asing. Perbedaan harga juga muncul pada kasus-kasus sebelumnya dengan tekanan regulasi tinggi dan arus masuk pasar yang rendah.

Situasi saat ini menekankan pentingnya stablecoin bagi industri kripto India, karena para trader menggunakan USDT untuk mengakses pasar aset digital internasional, serta untuk melakukan transaksi kripto lintas batas.

Para pelaku pasar masih bertanya-tanya apakah akan ada aliran baru USDT yang kembali ke tingkat normal dalam beberapa minggu ke depan. Selain itu, investor dan bursa akan terus memantau sisi regulasi, seiring pemerintah terus meningkatkan kendalinya atas transaksi aset digital virtual di negara tersebut.

Sorotan Berita Kripto:

Loopring Mengakhiri Pioneer DEX zk-Rollup-nya Setelah Bertahun-tahun Adopsi Pengguna yang Terbatas

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar