Bank Sentral Indonesia Fokus pada Volatilitas Rupiah, Bukan Level Tertentu; Nilai Tukar Turun 5,8% YTD

GateNews

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pada Senin bahwa bank tersebut memantau secara ketat fluktuasi rupiah berdasarkan tren rata-rata kurs 20 hari. Rupiah telah melemah 5,8% sejak awal tahun, namun masih berada dalam level yang dapat dikelola, dengan keyakinan bahwa rupiah akan kembali ke kisaran 16.200–16.800 yang diasumsikan dalam anggaran negara tahun ini.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar