Menurut CCTV, Kepala Kehakiman Iran Ejehi mengatakan pada 2 Mei bahwa Iran terbuka untuk negosiasi dengan AS, tetapi dengan tegas menolak pemaksaan ala Amerika. Ia menekankan bahwa meski pembicaraan berjalan secara logis dan wajar, Iran tidak akan menerima tuntutan AS yang dipaksakan melalui ancaman atau intimidasi. Ia menambahkan bahwa Iran tidak menginginkan perang dan berharap dapat menghindari konflik yang berkepanjangan.
Related News
Kashkari meredam harapan pemotongan suku bunga 2026 karena perang mengaburkan arah inflasi
Situasi di Timur Tengah mengalami titik balik: minyak mentah turun, sementara Bitcoin naik; saham AS mencetak rekor tertinggi baru
Iran menanggapi rancangan perdamaian dari pihak AS: harga minyak turun hampir 2%, tanda-tanda perubahan perang mulai muncul