Rial Iran Mencapai Rekor Terendah 1.800.000 per Dolar pada 29 April di Tengah Sanksi AS

Menurut Menteri Keuangan AS Scott Bessent, rial Iran mencapai titik terendah rekor 1.800.000 per dolar AS pada 29 April 2026, mencerminkan meningkatnya tekanan ekonomi akibat sanksi AS. Mata uang itu telah melemah secara signifikan sejak awal 2025, ketika nilainya diperdagangkan mendekati 800.000 per dolar.

Bessent mengatakan bahwa kampanye AS Operation Economic Fury telah menyita sekitar $500 juta aset kripto Iran sambil membekukan rekening luar negeri dan memantau properti. Kampanye tersebut, yang dimulai lebih dari setahun lalu dan dipercepat setelah perintah Maret 2025, bertujuan mengganggu jaringan keuangan Iran. Sementara itu, inflasi tahunan Iran melonjak menjadi 50% per 4 April, naik dari di atas 40%, didorong oleh berkurangnya akses mata uang asing dan gangguan perdagangan yang berdampak pada makanan, obat, dan bahan baku.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar