ITCEN GLOBAL mengumumkan bahwa bisnis Web3 yang berfokus pada blockchain—dikembangkan bekerja sama dengan Korea Gold Exchange dan Korea Gold Exchange Digital Asset—secara resmi telah beralih ke tahap komersialisasi. Peralihan ini mengikuti keberhasilan penyelesaian proyek proof-of-concept yang dilakukan bersama penyedia gateway pembayaran besar. Perusahaan tengah mengejar inisiatif untuk membawa 50 ton emas fisik ke jaringan blockchain sebagai aset token dalam lima tahun ke depan, dengan target membangun ekosistem senilai sekitar 10 triliun won melalui penggabungan aset tradisional dengan infrastruktur digital terdesentralisasi.
Di jantung inisiatif tersebut adalah K GOLD (KGLD), token RWA bergaya koin emas yang didukung oleh emas fisik. Token ini ditujukan sebagai fondasi bagi beragam produk keuangan bertenaga blockchain, termasuk layanan setoran on-chain dan solusi pinjaman berbasis agunan.
ITCEN GLOBAL Menyelesaikan Proof-of-Concept dan Menyiapkan Peluncuran Pasar
Menurut perwakilan perusahaan, peralihan menuju komersialisasi mengikuti keberhasilan penyelesaian proyek proof-of-concept yang dilakukan bersama penyedia gateway pembayaran besar. Pejabat menyatakan bahwa capaian itu menunjukkan kelayakan praktis teknologi dan memungkinkan proyek melangkah dari tahap eksperimental menuju penerapan di dunia nyata.
Sebagai bagian dari persiapan peluncuran, ITCEN GLOBAL telah mengajukan permohonan merek dagang untuk beberapa merek aset digital yang didukung emas dan perak. Token terkait emas yang diusulkan mencakup KGLD, CENG, KRWgc, dan USDgc, sementara penawaran yang berfokus pada perak mencakup KSVR, XAGC, XAGT, dan CENS. Aset-aset ini dirancang untuk mempertahankan keterkaitan satu-ke-satu dengan komoditas fisik yang sesuai.
Perusahaan berencana menerbitkan token pertama yang didukung emas pada kuartal ketiga tahun ini dan berupaya mendaftarkannya di bursa kripto domestik maupun internasional.
Perusahaan Meluas ke Token Keamanan dan Operasi Stablecoin
ITCEN GLOBAL mempercepat keterlibatannya di sektor penawaran token keamanan (STO). Dengan memanfaatkan jaringan distribusi luas dan infrastruktur penyimpanan yang dioperasikan oleh Korea Gold Exchange, perusahaan tengah menyiapkan infrastruktur yang dirancang untuk mendukung meningkatnya proses institusionalisasi token keamanan.
Manajemen menyatakan bahwa penawaran STO di masa depan tidak akan terbatas pada emas. Perusahaan berencana memperluas portofolionya untuk mencakup berbagai aset bernilai tinggi nonstandar seperti logam langka dan bahan baku industri.
Secara paralel, ITCEN GLOBAL memperkuat operasi stablecoinnya. Perusahaan telah membentuk aliansi yang berfokus pada RWA dengan penyedia stablecoin Jepang JPYC dan raksasa perdagangan Mitsui & Co. Melalui kerja sama ini, perusahaan mengembangkan kerangka pembayaran yang menghubungkan yen Jepang, aset yang didukung emas, dan won Korea.
ITCEN GLOBAL Memposisikan Strategi Web3 sebagai Prioritas Pertumbuhan 2026
ITCEN GLOBAL saat ini memiliki porsi kepemilikan 67,3% di Korea Gold Exchange dan Korea Gold Exchange Digital Asset melalui perusahaan tujuan khusus, KGE Holdings. Struktur kepemilikan ini memberikan kendali langsung kepada perusahaan atas infrastruktur penting yang mendukung inisiatif blockchain-nya.
Pejabat perusahaan menyatakan bahwa organisasi memandang 2026 sebagai tahun penting untuk menjalankan strategi Web3 dan berupaya menetapkan emas tokenisasi, STO, serta stablecoin sebagai pendorong utama pertumbuhan jangka panjang. Organisasi berencana membangun infrastruktur RWA yang komprehensif dengan dukungan tata kelola yang stabil dan layanan blockchain terintegrasi.
FAQ
Apa yang diumumkan ITCEN GLOBAL terkait bisnis Web3-nya?
ITCEN GLOBAL mengumumkan bahwa bisnis Web3-nya yang berfokus pada blockchain—dikembangkan bekerja sama dengan Korea Gold Exchange dan Korea Gold Exchange Digital Asset—secara resmi telah beralih ke tahap komersialisasi setelah keberhasilan penyelesaian proyek proof-of-concept bersama penyedia gateway pembayaran besar.
Apa rencana tokenisasi emas milik ITCEN GLOBAL?
Perusahaan tengah mengejar inisiatif untuk membawa 50 ton emas fisik ke jaringan blockchain sebagai aset token dalam lima tahun ke depan, dengan target membangun ekosistem senilai sekitar 10 triliun won. Perusahaan berencana menerbitkan token pertama yang didukung emas pada kuartal ketiga tahun ini.
Berapa porsi kepemilikan yang dimiliki ITCEN GLOBAL pada entitas infrastruktur blockchain-nya?
ITCEN GLOBAL saat ini memiliki porsi kepemilikan 67,3% di Korea Gold Exchange dan Korea Gold Exchange Digital Asset melalui perusahaan tujuan khusus, KGE Holdings.