Menurut Kyodo News, pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan penyusunan anggaran tambahan pada 14 Mei untuk meringankan beban rumah tangga akibat kenaikan biaya bahan bakar. Langkah ini akan membantu keluarga yang menghadapi harga bensin dan tagihan utilitas yang lebih tinggi selama musim panas, sehingga menambah tekanan pada posisi fiskal Jepang yang sudah terbebani. Setelah laporan tersebut, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 30 tahun dan 40 tahun naik karena investor memperkirakan penerbitan utang pemerintah yang lebih besar untuk membiayai anggaran tambahan.
Related News
Ekspektasi pemotongan suku bunga memudar karena data PPI yang kuat menunjukkan tekanan inflasi yang terus berlanjut
Biaya Pinjaman Pemerintah Inggris Mencapai Puncak Tertinggi 28 Tahun di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
CPI AS naik mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga, Bitcoin turun kembali ke 80.000 dolar AS