Menurut perusahaan Tohoku Electric Power Jepang, uap radioaktif terdeteksi pada 15 Mei di sebuah lubang penyalur (drainage pit) di bawah gedung turbin Unit 2 Pembangkit Nuklir Onagawa di Prefektur Miyagi. Sebagai tanggapan, perusahaan memutuskan untuk menghentikan reaktor guna pemeriksaan.
Jumlah materi radioaktif yang terdeteksi sangat minimal, dan tidak ada rincian tambahan mengenai komposisi atau potensi dampak lingkungan yang diungkapkan.
Related News
Solana DEX Peringatkan Penyedia Likuiditas untuk Menarik Dana Setelah Keterkaitan Karyawan Korea Utara Muncul
Bitcoin Depot Mengeluarkan Peringatan “Going Concern” Saat Pendapatan Q1 Turun 49%
Brasil Menjatuhkan Denda $3,2 Juta kepada Banco Topazio dan Larangan Perdagangan Kripto Selama 2 Tahun