JPMorgan: Meningkatnya Penggunaan Stablecoin Mungkin Tidak Akan Meningkatkan Kapitalisasi Pasar

Analis JPMorgan yang dipimpin oleh managing director Nikolaos Panigirtzoglou mengatakan dalam sebuah laporan bahwa meningkatnya penggunaan stablecoin mungkin tidak akan menghasilkan pertumbuhan sebanding pada total kapitalisasi pasar stablecoin. Alasan utamanya adalah meningkatnya kecepatan—seberapa sering stablecoin yang sama digunakan dalam transaksi—yang telah melonjak tajam selama setahun terakhir, sehingga jumlah stablecoin yang sama dapat menangani jauh lebih banyak transaksi.

Perspektif Analis tentang Kecepatan dan Pertumbuhan Pasar

“Menurut pandangan kami, semakin luas sistem pembayaran berbasis stablecoin digunakan, semakin tinggi efisiensinya dan dengan demikian kecepatan mereka,” kata analis JPMorgan. “Pada gilirannya, kecepatan yang lebih tinggi kemungkinan akan membatasi ekspansi ekosistem stablecoin ke depan, meskipun penggunaannya dalam pembayaran meningkat secara eksponensial dari sini.”

Ini mencerminkan posisi yang konsisten dari para analis. Desember lalu, mereka memperkirakan kapitalisasi pasar stablecoin sekitar 500–600 miliar dolar AS pada 2028, turun untuk memproyeksikan level setara triliun dolar. Pada Mei tahun sebelumnya, analis tersebut juga mengatakan proyeksi pasar stablecoin bernilai triliun dolar dari pihak lain “terlalu optimistis”.

JPMorgan Stablecoins Report

Kapitalisasi Pasar dan Metrik Pertumbuhan

Kapitalisasi pasar stablecoin telah meningkat hampir 100 miliar dolar AS selama setahun terakhir, menurut analis JPMorgan. Jika memasukkan stablecoin berbasis imbal hasil, total ukurannya melebihi 300 miliar dolar AS. Pertumbuhan ini lebih cepat dibanding kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan, yang menunjukkan bahwa stablecoin digunakan untuk lebih dari sekadar perdagangan atau sebagai jaminan di dalam kripto, catat para analis.

Volume Transaksi dan Pemicu Regulasi

Volume transaksi stablecoin onchain telah tumbuh secara signifikan. Para analis memperkirakan volume tersebut berjalan pada laju tahunan sekitar 17,2 triliun dolar AS tahun ini berdasarkan data year-to-date. Pertumbuhan volume transaksi meningkat secara tajam setelah disahkannya GENIUS Act di AS tahun lalu dan mencerminkan meningkatnya penggunaan stablecoin untuk pembayaran, kata para analis.

Kasus Penggunaan Pembayaran dan Distribusi Geografis

Meski pembayaran antar-konsumen masih mendominasi sebagian besar aktivitas, pembayaran konsumen-ke-bisnis dan merchant tumbuh lebih cepat, kata analis, dengan mengutip laporan dari firma modal ventura a16z crypto. Asia tetap menjadi wilayah dominan untuk penggunaan stablecoin, tambah mereka.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar