Kakao Mobility, LG Innotek Bermitra dalam Teknologi Mengemudi Otonom

Gambaran Kemitraan

Kakao Mobility asal Korea Selatan menandatangani memorandum of understanding dengan LG Innotek pada 20 Mei untuk mengembangkan solusi mengemudi otonom. Kemitraan ini menggabungkan jaringan pengumpulan data kendaraan milik Kakao dengan kemampuan perangkat keras sensing LG Innotek. LG Innotek akan mengembangkan sistem sensing menggunakan teknologi kamera, radar, dan lidar. Kakao Mobility akan memanfaatkan pengaturan ini untuk mengumpulkan data mengemudi dunia nyata bagi pipeline data AI dan model end-to-end driving-nya. Kesepakatan ini memperluas KM Autonomous Driving Alliance milik Kakao Mobility ke pengembangan perangkat keras. Kakao Mobility telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan otonom Korea Selatan sejak 2021.

Tujuan Strategis

Kakao Mobility menargetkan pembangunan sistem mengemudi otonom Level 4 secara internal, dengan membawa seluruh tumpukan teknologi self-driving ke dalam perusahaan. Perusahaan menetapkan rencana pada April 2026 untuk membangun satu safety platform dan melatih model machine learning menggunakan data jalan, simulasi, serta metode validasi.

LG Innotek menargetkan pertumbuhan dalam solusi sensing mobilitas, dengan target mencapai pendapatan 2 triliun won (US$1,5 miliar) pada 2030. Data mengemudi Kakao Mobility akan membantu LG Innotek menyempurnakan modul sensing yang digunakan dalam sistem mengemudi otonom.

Konteks Industri yang Lebih Luas

Kemitraan ini mencerminkan tren yang lebih luas tentang kolaborasi antara produsen perangkat keras dan perusahaan perangkat lunak dalam pengembangan kendaraan otonom. LG Innotek mengejar dua jalur paralel: kemitraan dengan Kakao Mobility yang berfokus pada pengumpulan data jalan, dan perjanjian terpisah dengan Applied Intuition, perusahaan perangkat lunak kendaraan otonom asal AS, yang mencakup integrasi sensor dan validasi melalui autonomous driving software platform serta lingkungan simulasi milik Applied Intuition.

Kedua perusahaan memposisikan pekerjaan ini sebagai bagian dari gerakan physical AI yang lebih besar—sistem AI yang dirancang untuk mengoperasikan mesin di lingkungan dunia nyata seperti robot dan drone. Kemitraan perangkat keras ini juga mendukung tujuan Kakao Mobility untuk membangun ekosistem mengemudi otonom yang terbuka di Korea Selatan serta memperkuat daya saing lokal di tengah meningkatnya persaingan global.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar