Pesan Gate News, 20 April — Investor Shark Tank Kevin O’Leary telah mengalokasikan 90% dari kepemilikan mata uang kriptonya ke Bitcoin dan Ethereum, sambil menyebut aset digital lainnya sebagai “sampah.” Ia merestrukturisasi portofolionya dari 27 aset digital menjadi tiga kepemilikan—BTC, ETH, dan USDC—setelah penurunan pasar pada Oktober 2025.
O’Leary menyatakan bahwa Bitcoin dan Ethereum menyediakan hampir semua likuiditas dan eksposur pasar yang dibutuhkan, dengan data yang menunjukkan kedua aset ini menangkap 97,2% dari seluruh volatilitas pasar kripto sejak awal. Laporan Charles Schwab menguatkan hal tersebut, yang menunjukkan bahwa sekitar 80% dari perkiraan kapitalisasi pasar mata uang kripto sebesar $3,2 triliun terkonsentrasi pada Bitcoin dan Ethereum. O’Leary menyebut kedua aset itu sebagai standar “emas” sejati dari kripto, seraya mencatat bahwa sebagian besar altcoin masih turun 60% hingga 90% dari puncaknya dan kecil kemungkinan untuk pulih.
Di luar pengelolaan portofolio, O’Leary membuat investasi infrastruktur yang signifikan dalam penambangan Bitcoin dan pusat data AI. Ia menguasai 26.000 acres lahan di beberapa wilayah, termasuk Kanada, yang berencana diubah menjadi lokasi siap infrastruktur berbiaya rendah dan siap utilitas setelah izin diperoleh. O’Leary telah berinvestasi di BitZero, perusahaan penambangan Bitcoin asal Norwegia, dan memandang operasi penambangan kripto serta pusat data dengan cara yang serupa seperti pengembangan real estat, yang membutuhkan lahan dan pasokan daya. Aset kripto kini mewakili 19% dari total portofolio investasinya.