Lebanon dan Israel Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari, Tiongkok Menyambut Upaya Menuju Perdamaian

GateNews

Pesan Gate News, 17 April — Perjanjian gencatan senjata 10 hari antara Lebanon dan Israel mulai berlaku pada 17 April, menandai bagian dari upaya Washington yang lebih luas untuk mencapai kesepakatan yang ditujukan guna mengakhiri konflik dengan Iran. Militer Lebanon telah memperingatkan adanya beberapa pelanggaran gencatan senjata yang sudah terjadi.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyambut perjanjian gencatan senjata tersebut, dengan menyatakan bahwa Beijing mendukung semua upaya yang kondusif untuk mengakhiri konflik. Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk mempertahankan momentum gencatan senjata dan melanjutkan perundingan dengan rasa tanggung jawab, menyelesaikan perselisihan melalui jalur politik dan diplomatik.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar