-
Litecoin diperdagangkan mendekati zona akumulasi utama setelah berbulan-bulan pelemahan harga dan kepercayaan pasar yang menurun.
-
Likuidasi long melampaui $10 juta selama aksi jual kunci, menghapus posisi bullish yang memakai leverage dari pasar futures.
-
Trader terus memantau apakah LTC bisa mempertahankan support dan membangun momentum kembali di atas titik terendah terbaru.
Zona Akumulasi Litecoin tetap menjadi fokus trader saat LTC menstabilkan diri setelah likuidasi besar. Pelaku pasar terus menilai level support jangka panjang sambil memantau apakah deleveraging terkini dapat mendukung struktur pemulihan yang lebih kuat.
Struktur Jangka Panjang Membuat Trader Tetap Fokus pada Support
Sebuah unggahan media sosial dari analis CryptoPatel memicu perhatian baru pada struktur pasar Litecoin. Pembahasan berpusat pada proyeksi pemulihan setelah bertahun-tahun kinerja di bawah standar. Pelaku pasar menelaah level support jangka panjang pada grafik.
Sumber: X
Analisis mengidentifikasi area akumulasi kunci di kisaran $30 hingga $41. Wilayah ini berada dekat dengan support historis yang terbentuk pada siklus pasar sebelumnya. Pembeli sering memantau zona seperti itu selama periode kelemahan yang berkepanjangan.
Grafik juga menunjukkan garis tren resistance makro yang menurun. Litecoin diperdagangkan di bawah penghalang tersebut sejak puncak siklus 2021. Penolakan berulang membatasi momentum kenaikan yang berkelanjutan selama beberapa tahun.
Hingga penulisan ini, pergerakan harga menempatkan LTC dekat dengan wilayah support yang diidentifikasi. Litecoin diperdagangkan pada $43,99 setelah pelemahan pasar baru-baru ini. Level ini menjaga perhatian tetap terfokus pada batas-batas akumulasi di sekitarnya.
Peristiwa Likuidasi Mengubah Penataan Posisi Pasar
Grafik likuidasi menunjukkan beberapa lonjakan leverage yang menonjol selama bulan-bulan terakhir. Likuidasi long mendominasi aktivitas di sebagian besar periode yang ditampilkan. Beberapa lonjakan mencerminkan penempatan posisi bullish agresif sebelum koreksi tajam.
Sumber: Coinglass
Peristiwa likuidasi terbesar melampaui $10 juta selama penurunan cepat. Penutupan paksa itu terjadi saat harga bergerak melawan trader yang memakai leverage. Akibatnya, optimisme berlebih menghadapi kendala berulang di sepanjang pasar.
Januari dan Februari menghasilkan beberapa klaster likuidasi besar. Pada periode itu, Litecoin turun dari sekitar $80 menuju level yang lebih rendah. Banyak trader mencoba masuk di titik terbawah lebih awal sebelum muncul kelemahan tambahan.
Aktivitas likuidasi mereda antara Maret hingga sebagian besar Mei. Penempatan spekulatif berkurang secara bertahap pada periode yang lebih tenang itu. Leverage yang menurun sering kali menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih seimbang.
Pasar Mengamati Potensi Pemulihan Setelah Deleveraging
Gelombang likuidasi lain muncul pada akhir Mei dan awal Juni. Litecoin turun dari sekitar $60 menuju wilayah low-$40. Pergerakan itu memicu aksi jual paksa tambahan di pasar futures.
Meski terjadi koreksi, LTC mencatat kenaikan 4,21% secara mingguan. Aset ini juga mencatat kenaikan harian yang moderat sebesar 0,33%. Volume perdagangan mencapai $210,8 juta pada sesi terbaru.
Grafik yang lebih luas menguraikan kemungkinan jalur pemulihan dari support. Beberapa level resistance masa depan tampak berada di atas harga pasar saat ini. Level-level tersebut mencakup area di sekitar $223, $490, serta proyeksi yang lebih tinggi.
Untuk saat ini, trader tetap fokus pada upaya mempertahankan support. Stabilitas harga di atas level akumulasi terus dipantau secara ketat. Arah pasar dapat bergantung pada apakah permintaan spot menguat lebih lanjut.