Pesan Gate News, 16 April — Meta telah mengumumkan pembentukan grup produk tingkat teratas baru yang didedikasikan untuk mengkonsolidasikan AI generatif di seluruh layanannya, termasuk WhatsApp dan Instagram, menurut CEO Mark Zuckerberg. Perusahaan akan memulai dengan membangun alat AI kreatif, dengan tujuan jangka panjang mengembangkan persona AI yang dapat membantu pengguna dengan beragam cara.
Peluncuran awal Meta akan berfokus pada pengujian chatbot AI berbasis teks di WhatsApp dan Messenger, dengan gaya yang mirip dengan ChatGPT. Perusahaan berencana memanfaatkan alat-alat ini untuk membantu bisnis dalam hal penjualan dan dukungan pelanggan. Instagram juga akan mendapatkan filter berbasis AI dan format iklan baru, selain pengalaman video dan multi-modal.
Menurut Axios, Ahmad Al-Dahle, mantan eksekutif Apple, akan memimpin proyek ini di bawah Chief Product Officer Chris Cox. Langkah ini menempatkan Meta sejajar dengan para pesaing termasuk ChatGPT milik OpenAI, Bard milik Google, dan chatbot khusus latih Snapchat, saat perusahaan-perusahaan teknologi berlomba untuk mengintegrasikan AI generatif ke platform mereka.