Menurut CEO Arthur Mensch, Mistral AI berencana meningkatkan jumlah karyawannya di Singapura dari 40 menjadi 100 orang pada akhir 2026. Startup AI asal Prancis itu akan merekrut insinyur, staf penjualan, dan operasional untuk menjadikan Singapura sebagai pusat regionalnya, terutama merekrut talenta lokal sambil mendatangkan karyawan Eropa untuk mentransfer pengetahuan.
Mensch mengatakan kepada The Business Times bahwa Mistral telah menginvestasikan beberapa puluh juta dolar AS dalam operasinya di Singapura sejak mulai beroperasi di sana pada Januari 2025. Tingkat investasi ini menjadikan Singapura pasar terbesar perusahaan di Asia Pasifik, melampaui Australia dan Korea Selatan.