Menurut intelijen NATO dan laporan dari media Inggris serta AS yang diungkap pada 16 Mei, Iran mempertahankan 60-90% persediaan rudal sebelum perang, dengan sekitar 2.500 rudal balistik yang sebelumnya sudah disimpan. Surat kabar Inggris The Independent mengutip sumber intelijen yang menyatakan penilaian NATO menunjukkan Iran mempertahankan 60% dari stok rudal sebelum konflik, sementara intelijen AS menunjukkan 90% dari lokasi peluncuran rudal Iran dan depot amunisi masih beroperasi sebagian atau sepenuhnya. Washington Post melaporkan bahwa pejabat intelijen AS memperkirakan tumpukan rudal Iran saat ini setara 70% dari level sebelum perang. Bukti menunjukkan Iran berhasil memulihkan dan membuka kembali hampir semua fasilitas penyimpanan bawah tanah, memperbaiki beberapa rudal yang rusak, serta menyelesaikan perakitan rudal-rudal baru yang sebelumnya tinggal tahap akhir sebelum konflik.
Related News
Penarikan di Shiba Inu Exchange Meningkat seiring Akumulasi SHIB Bertambah
Paus Cardano memegang 67% pasokan yang beredar, mencapai level tertinggi baru sejak 2020, sementara TVL ikut menurun
Brookfield Memegang $2B dalam Saham SpaceX Pra-IPO