Pesan Gate News, 16 April — Reed Hastings, 65, co-founder Netflix, mengumumkan bahwa ia tidak akan maju untuk pemilihan ulang ke dewan perusahaan ketika masa jabatannya saat ini berakhir pada bulan Juni. Keputusan ini menandai berakhirnya satu era bagi raksasa streaming yang dipimpin Hastings sejak awal.
Di bawah kepemimpinan Hastings, Netflix berubah dari layanan DVD via pos menjadi salah satu perusahaan media paling berpengaruh di dunia. Ia memelopori pergeseran perusahaan ke streaming, meluncurkan pengalaman TV streaming yang dipersonalisasi bertahun-tahun sebelum perang streaming era pandemi, serta memimpin langkah Netflix ke produksi konten orisinal. Dalam sebuah pernyataan, Hastings merenungkan masa jabatannya: “Kontribusi nyata saya di Netflix bukanlah satu keputusan tunggal; melainkan fokus pada kebahagiaan anggota, membangun budaya yang bisa diwarisi dan ditingkatkan oleh pihak lain, serta membangun perusahaan yang bisa dicintai oleh anggota sekaligus sangat sukses untuk generasi mendatang.” Ia berterima kasih kepada co-CEO Ted Sarandos dan Greg Peters, dengan mengatakan bahwa komitmen mereka pada keunggulan Netflix memungkinkan dia untuk mengejar upaya-upaya baru.
Investasi strategis Hastings dalam teknologi dan keputusan lisensi yang cermat telah membantu Netflix menjadi salah satu pengalir berlangganan paling menguntungkan di dunia, sekaligus menepis keraguan Wall Street mengenai apakah perusahaan itu mampu bersaing dengan perusahaan hiburan tradisional.
Related News