Pendapatan Nvidia mengangkat pembuat chip Asia sebesar 5,5% karena permintaan robotika

Laporan pendapatan terbaru Nvidia memicu reli 5,5% pada tolok ukur Bloomberg untuk pembuat chip Asia, sementara produsen semikonduktor dan elektronik besar mencatat kenaikan signifikan. CEO Jensen Huang menyoroti bahwa permintaan kecerdasan buatan kini meluas dari perusahaan cloud besar ke bidang robotika, kendaraan otonom, dan chip kelas bawah. Samsung, SK Hynix, SoftBank, TSMC, dan Hon Hai semuanya ikut menguat setelah hasil Nvidia, sementara LG Electronics dan Hyundai Mobis melonjak lebih dari 20%, dengan MediaTek menyentuh batas perdagangan hariannya di Taiwan. Menurut data Bloomberg, pemasok Asia kini menyumbang sekitar 90% biaya produksi Nvidia, naik dari sekitar 65% tahun lalu, yang menegaskan peran kritis kawasan tersebut dalam rantai pasok semikonduktor.

Kinerja Saham dan Dampak Laba

Reaksi pasar segera mencerminkan keyakinan investor pada pasar alamat Nvidia yang kian meluas. Indeks chipmaker Asia Bloomberg naik hingga 5,5% setelah pengumuman laba. Pihak yang diuntungkan termasuk pemasok mapan untuk foundry dan memori yang kapasitas produksinya mendukung peta jalan Nvidia di platform pusat data, otomotif, dan robotika.

Konsentrasi Rantai Pasok

Pemasok Asia kini mewakili sekitar 90% biaya produksi Nvidia, menurut analisis Bloomberg—kenaikan signifikan dari sekitar 65% pada tahun sebelumnya. Konsentrasi ini mencerminkan ketergantungan Nvidia pada kapasitas wafer Taiwan Semiconductor Manufacturing, produksi memori Samsung dan SK Hynix, serta layanan regional untuk pengemasan dan perakitan.

Ekspansi AI Fisik dan Robotika

Jensen Huang menyatakan bahwa permintaan AI melebar ke robotika, kendaraan otonom, dan chip kelas bawah. Hyundai Motor Group mengumumkan pada CES 2026 bahwa pihaknya menargetkan membangun sistem tahunan yang mampu memproduksi 30.000 robot pada 2028, serta memperkenalkan versi produksi massal dari robot humanoid Atlas milik Boston Dynamics—perusahaan yang dimiliki Hyundai. Penempatan ini dapat membuat Hyundai Motor Group menjadi pembeli robot dan perangkat keras AI yang signifikan, sejalan dengan ekspansi sektor yang digambarkan Huang.

Jalur Produk Baru dan Permintaan Pasokan

Nvidia terus melangkah lebih jauh ke platform robotika dan otomotif dengan lini produk Jetson Thor dan DRIVE AGX Thor. Produk AI fisik ini menggunakan wafer 3-nanometer serta memori LPDDR5X dari Samsung atau SK Hynix. Secara terpisah, OpenAI telah mengumumkan rencana bekerja sama dengan Broadcom untuk membuat chip AI yang dirancang memakai proses 3-nanometer Taiwan Semiconductor Manufacturing dan pengemasan CoWoS dengan High Bandwidth Memory, dengan produksi massal diperkirakan mulai pada 2026.

Analisis Gambar

Tidak ada file gambar atau URL yang disediakan dalam materi sumber untuk dianalisis.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar