Orca CLO Mendesak Platform Tetap Terbuka, Beban Kepatuhan pada Penerbit Token

ORCA-1,23%
TOKEN-0,23%
SOL1,31%
PRIME1,05%

Menurut Christopher Montagnino, Chief Legal Officer Orca, yang berbicara pada seminar kebijakan di National Assembly di Seoul pada 22 Juni, regulator seharusnya membebankan kewajiban kepatuhan dan verifikasi investor kepada penerbit token, bukan kepada platform perdagangan.

Montagnino menguraikan kerangka kerja di mana platform tetap netral dan open-access, sementara kepatuhan diberlakukan di tingkat token melalui smart contract. Ia mengutip tiga contoh dunia nyata di Solana: token PRIME milik Figure Technologies (memungkinkan akses yang lebih luas ke hasil kredit institusional), SPCX milik Backpack Exchange (memberikan eksposur ekuitas SpaceX dengan perdagangan 24/7), serta GLDY milik Streamex (token efek teregulasi yang membatasi akses bagi investor terakreditasi melalui verifikasi on-chain). Pendekatan ini menghilangkan kebutuhan bagi platform untuk bertindak sebagai penjaga gerbang, sekaligus tetap menjaga kepatuhan regulatori.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar